Doni Tegaskan Virus Sudah Begitu Dekat di Sekitar Kita, Wajib Taat Prokes!

Kepala BNPB Doni Monardo (kiri), Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (dua dari kanan) dan Bupati Magelang Zaenal Arifin (paling kanan) saat meninjau lokasi pengungsian di Balai Desa Deyangan, Mertoyudan, Kabupaten Magelang. - Harian Jogja/Nina Atmasari
23 Januari 2021 11:27 WIB Sunartono News Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Doni Monardo Kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan tertib. Ia menegaskan keberadaan sangat dekat, terbukti meski dirinya sudah mematuhi prokes namun masih terpapar virus corona.

Sebelumnya Doni yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengumumkan dirinya positif tertular virus corona menyusul aktivitas padat dalam sepekan terakhir memimpin penanggulangan bencana gempa bumi Sulawesi Barat dan banjir Kalimantan Selatan. Ia melakukan tes PCR pada Jumat (22/1/2021) malam dan hasilnya Sabtu (23/1/2021) pagi.

BACA JUGA : Doni Monardo Jalan Kaki 8 Kilometer saat Isolasi Mandiri Akibat Covid-19

Doni yang baru kembali dari Mamuju, Sulbar, Jumat sore, menuturkan dirinya selama ini begitu disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan dengan selalu memakai masker dan mencuci tangan. Menurutnya Covid-19 sangat dekat, ia telah berusaha sekuat tenaga mematuhi prokes namun masih tertular.

“Covid-19 ini begitu dekat di sekitar kita. Selama ini saya berusaha sekuat tenaga patuh dan disiplin menjalan protokol kesehatan dan tetap bisa tertular. Dengan kejadian ini saya meminta masyarakat agar jangan kendor dalam memakai masker, menjaga jarak dan jauhi kerumunan, serta rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” katanya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Sabtu (23/1/2021).

BACA JUGA : Ini Cara Doni Monardo Cegah Covid-19 di Antara Pengungsi

Doni mengaku meski dinyatakan positif Covid-19 dengan hasil CT Valus 25, namun ia tidak merasakan gejala apap pun. Oleh karena itu melakukan isolasi mandiri dengan beraktivitas seperti biasa sambil terus memantau perkembangan penanganan Covid-19 dan penanganan bencana di berbagai daerah. Bahkan ia masih menyempatkan diri berolahraga dengan berjalan kaki sepanjang delapan kilometer.

“Saya sama sekali tidak merasakan gejala apapun dan pagi ini tetap beraktivitas normal dengan olahraga ringan berjalan kaki 8  kilometer,” ujar Doni.

Selama sepekan terakhir Doni sibuk dalam penanganan bencana. Doni telah berada di Mamuju pada Jumat Sore (15/1/2021) kurang dari 12 jam dari saat gempa di Sulawesi Barat terjadi. Selanjutnya Kepala BNBP bergeser ke Banjarmasin pada Minggu (17/1) dan kembali ke Mamuju pada Selasa pagi sebelum kembali ke Jakarta, kemarin.