Sampel DNA untuk 62 Korban Sriwijaya Air SJ-182 Dinyatakan Terkumpul Lengkap

Sejumlah warga yang merupakan kerabat dari penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak tiba di Posko Crisis Center Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (9/1/2021). - ANTARA FOTO/Fauzan
16 Januari 2021 06:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Sampel DNA korban Sriwijaya Air SJ 182 lengkap untuk 62 yang terdaftar di manifest, akhirnya terkumpul pada Jumat (15/1/2021). Tim DVI Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, mengambil sampel tersebut guna kepentingan identifikasi korban.

"Jadi untuk sampel DNA untuk 62 korban jadi sudah lengkap untuk seluruh korban," kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (15/1/2021).

Rusdi mengatakan, kekinian terkumpul sebanyak 140 sampel DNA dari keluarga untuk 62 korban Sriwijaya Air SJ 182.

Ia berharap dengan lengkapnya sampel DNA bisa mempermudah kepentingan identifikasi korban.

Baca juga:Sriwijaya Air SJ182 Disabotase? Begini Penjelasan Captain Vincent...

"Mudah-mudahan ke depan bisa identifikasi kembali dan tentunya ini menjadi harapan besar keluarga korban agar bisa membawa pulang jenazah," tuturnya.

Kekinian sudah ada 17 korban berhasil teridentifikasi oleh RS Polri. Dari jumlah tersebut, 4 diantaranya sudah dipulangkan dari RS Polri kepada keluarga korban.

Rusdi mengatakan, penyerahan jenazah kepada keluarga pada prinsipnya sesuai dengan kesepakatan pihak keluarga. RS Polri mempersilahkan juga keluarga berikhtiar menunggu jika ada body part lain dari korban yang ditemukan.

Baca juga: Gawat! Relawan hingga Wartawan di Posko Sriwijaya Air JICT Reaktif Covid-19

Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 jatuh di perairan Kepulauan Seribu antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta pada Sabtu (9/1/2021).

Pesawat bernomor registrasi PK-CLC jenis Boeing 737-500 itu sempat hilang kontak setelah take off dari Bandara Sukarno Hatta pada pukul 14.40 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Supadio Pontianak pukul 15.50 WIB.

SJ-182 hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Sumber : Suara.com