Indonesia Darurat Covid-19, Epidemiolog Minta Jokowi Pimpin Langsung Penanganan Pandemi

Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers terkait vaksin Covid/19 di Istana Merdeka, Rabu, 16 Desember 2020 / Youtube Sekretariat Presiden
06 Januari 2021 10:57 WIB Mutiara Nabila News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Melihat angka kasus Covid-19 dan positivity rate yang terus naiks, sejumlah ahli mengatakan bahwa pandemi Covid-19 di Indonesia semakin tak terkendali. Dalam penanganannya perlu andil besar dari pimpinan negara.

Hal itu disampaikan oleh Epidemiolog FKM UI Pandu Riono. Melalui akun Twitternya, dia meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera mengambil alih wewenang Satgas Penanganan Covid-19 yang kinerjanya dinilai lamban.

BACA JUGA : Tanggap Darurat Covid-19 DIY Diperpanjang, Tatap Muka

“Pak @jokowi segera ambil alih wewenang @lawancovid19_id yang lamban antisipasi & tak respon cepat atasi situasi Pandemi yg memburuk. Pertimbangkan pengetatan PSBB selama 2 Minggu Bulan Januari 2021 ini, karena layanan kesehatan nyaris kolaps,” tulis Pandu di Twitter @drpriono1, Rabu (6/1/2021).

Dia juga berharap warga siap dan ikut patuh apabila pemerintah kembali menerapkan pembatasan sosial yang lebih ketat terutama jika diterapkan serentak di Jabodetabek.

“Wahai warga jabodetabek, mari kita bersiap dan patuh untuk implementasi pengetatan serentak se-wilayah Jabodetabek. Situasi Pandemi memburuk, kasus terus meningkat, hospitalisasi naik, RS kewalahan, lahan pemakaman penuh. Seluruh Pemda bekerjsama dengan harmonis dan saling dukung,” imbuhnya.

BACA JUGA : Covid-19 di Jogja Makin Meroket, Pemda DIY Perpanjang

Senada, sebelumnya Pakar Penyakit Menular di University of Maryland Faheem Younus juga menyebut perlunya andil besar dari pimpinan negara untuk menangani Covid-19 di Indonesia.

Pernyataan tersebut diungkapkan setelah salah satu akun Twitter yang berasal dari Indonesia Abu Umar (@mekanzoo) bertanya kepada Younus mengenai arti dari angka positif di Indonesia yang mencapai 29,5 persen.

Younus menjawab dengan mengartikan Covid-19 di Indonesia di luar kendali dan Indonesia membutuhkan pemimpin yang tulus, keterangan publik yang jelas, dan memastikan kewaspadaan publik, serta melakukan tes sebanyak-banyaknya.

"Indonesia: Itu artinya penyakitnya [Covid-19] tidak terkendali dan Anda butuh kepemimpinan yang tulus, pesan publik yang jelas, memastikan kepatuhan publik dengan tindakan pencegahan, melakukan tes sebanyak-banyaknya, dan berkomitmen yang kuat untuk mengendalikan penyebarannya," tulis @FaheemYounus pada Selasa (5/1/2021).

BACA JUGA : Sultan Jogja Perpanjang Lagi Tanggap Darurat Covid-19 

Dia juga menegaskan masyarakat tak berharap agar waktu yang memperbaikinya. “Tindakan kitalah yang akan menghancurkan pandemi ini," tambahnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia