KPK Kembali Periksa Saksi Kasus Gratifikasi Muhammad Haniv
KPK memeriksa empat saksi kasus dugaan gratifikasi Rp20,7 miliar yang menjerat mantan Kepala Kanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv.
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu malam, 6 Desember 2020./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah optimistis target program vaksinasi Covid-19 untuk 181,5 juta penduduk Indonesia dan rampung dalam waktu 15 bulan bisa terealisasi. Hal itu bisa dicapai dengan memberdayakan seluruh fasilitas layanan kesehatan baik puskesmas, rumah sakit, hingga kantor kesehatan pelabuhan.
Juru Bicara Vaksin Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers secara daring yang dipantau di Jakarta, Minggu (3/1/2021), mengatakan vakasinasi akan dilakukan selama dua tahapan yaitu periode pertama Januari hingga April 2021, dan periode kedua April 2021 hingga Maret 2022.
BACA JUGA : Pemerintah Bisa Gratiskan Vaksin Covid-19, Ini Caranya
"Program vaksinasi Covid-19 selama 15 bulan ini berlangsung dalam dua periode. Periode pertama mulai Januari hingga April 2021 yang akan memprioritaskan 1,3 juta tenaga kesehatan dan 17,4 juta petugas publik di 34 provinsi," kata Nadia.
Periode kedua vaksinasi akan berlangsung selama 11 bulan, mulai bulan April 2021 hingga Maret 2022 yang akan menjangkau sisa jumlah masyarakat dari periode pertama.
Nadia menyebutkan, pihaknya optimistis vaksinasi Covid-19 untuk 181,5 juta penduduk Indonesia dilakukan dalam kurun 15 bulan merujuk pada sumber daya dan sarana prasarana yang dikerahkan.
Kementerian Kesehatan akan mengerahkan 13 ribu puskesmas, 2500 rumah sakit, dan juga kantor kesehatan pelabuhan (KKP) yang ada di seluruh Indonesia sebagai fasilitas layanan kesehatan program vaksinasi untuk 181,5 juta penduduk.
BACA JUGA : RS di Jogja Belum Sediakan Vaksin Corona
Selain itu, Nadia menyatakan pemerintah telah menyiapkan sebanyak 30 ribu vaksinator yang siap memberikan vaksin kepada 181,5 juta penduduk Indonesia.
Untuk kebutuhan produk vaksin, pemerintah Indonesia telah menandatangani kesepakatan dari produsen vaksin Sinovac, Novavac, dan AstraZeneca. Pada hari Minggu ini, Biofarma juga telah mendistribusikan tiga juta dosis vaksin Covid-19 ke 34 provinsi Indonesia.
Untuk saat ini, kata Nadia, pemerintah hanya tinggal menunggu izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization dari BPOM RI untuk melaksanakan program vaksinasi.
Adapun, oernyataan Nadia tersebut sekaligus klarifikasi atas pemberitaan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang menyebutkan vaksinasi Covid-19 di Indonesia akan berlangsung selama 3,5 tahun.
Nadia menjelaskan yang dimaksud Menkes BGS vaksinasi selama 3,5 tahun adalah proyeksi program vaksinasi untuk seluruh dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
KPK memeriksa empat saksi kasus dugaan gratifikasi Rp20,7 miliar yang menjerat mantan Kepala Kanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv.
Arya Saloka mengungkap pengalaman menjadi cowboy dan belajar berkuda di film Empat Musim Pertiwi yang tayang 8 Oktober 2026.
Kisah mendalam 2.000 pekerja PT Woneel Midas Leathers di Gunungkidul yang memproduksi sarung tangan olahraga kelas dunia hingga rencana ekspansi.
Dosen UGM Cahyaningrum Dewojati mengaku KTP-nya dipinjam untuk formalitas yayasan Little Aresha, tetapi namanya masuk struktur kepengurusan.
15 universitas terbaik di Jawa Tengah versi Webometrics September 2026. Undip menjadi kampus dengan peringkat tertinggi di Jawa Tengah.
Basarnas belum menemukan tanda lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Pencarian terkendala area rawan dan asap tebal.