2021, Pemerintah Akan Fokus Vaksinasi Covid-19 Nasional

Ilustrasi. - Reuters
01 Januari 2021 06:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19  Wiku Adisasmito menyatakan pada tahun 2021, pemerintah akan berfokus dalam program vaksinasi Covid-19 yang menyasar penduduk di seluruh wilayah Indonesia.

"Salah satu upaya pengendalian covid-19 yang juga akan difokuskan oleh pemerintah di tahun 2021 yakni program penyediaan serta pemberian vaksin," ujarnya, dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (31/12/2020).

Wiku menuturkan, pemerintah akan terus mengikuti perkembangan vaksinasi yang telah dilakukan beberapa negara di dunia. Yakni seperti Inggris, Amerika Serikat dan Kanada yang telah melakukan vaksinasi di tahun 2020.

Baca juga: Campur Cabai Hijau dengan Pewarna Merah, Petani Temanggung Ditangkap Polisi

"Pemerintah akan terus mengikuti perkembangan vaksinasi yang telah dilakukan berbagai negara tersebut sebagai bahan masukan program vaksinasi nasional."

Wiku mengemukakan, berdasarkan keterangan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin akan ada dua jalur kerja sama dalam mengadakan kandidat Vaksin Covid-19, yakni hasil kerja sama bilateral atau multilateral dan pengembangan Vaksin Merah Putih.

Untuk Vaksin Merah Putih merupakan hasil kerjasama perguruan tinggi dan lembaga penelitian yang ada di Indonesia.

Baca juga: Bagaimana Penanganan Covid-19 Tahun Depan? Ini Kata Prof Wiku

Wiku menyebut, rencananya, pada triwulan pertama tahun 2021, Vaksin Merah Putih akan diserahkan PT Bio Farma untuk dilakukan uji klinis dan praklinis dan selanjutnya mendapat izin edar.

Kemudian, dalam skema kerjasama bilateral dan multilateral di antaranya yaitu, Vaksin Sinovac dengan negara Tiongkok (Cina), Novavax dan Prfizer dengan Amerika Serikat, Astra Zeneca, maupun hasil kerja sama dengan banyak negara.

Pada skema multilateral, vaksin kata Wiku diperoleh dari hasil dikoordinasikan oleh organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) yaitu COVAX atau GAVI.

Banyaknya kandidat vaksin yang telah ditetapkan pemerintah bertujuan untuk memastikan kebutuhan vaksin dalam negeri tercukupi. Sehingga mampu menciptakan kekebalan komunitas.

Nantinya vaksinasi akan diberikan secara bertahap, dalam memprioritaskan kelompok prioritas untuk menerima vaksinasi.

Pemberian vaksin kata Wiku diawali dari petugas kesehatan, petugas publik dan lansia (lanjut usia) pada periode kuartal pertama tahun 2021. Dan akan dilanjutkan kepada masyarakat dan wilayah penduduk rentan.

"Serta masyarakat lainnya dengan mempertimbangkan klaster penularan pada periode kedua atau sekitar April 2021 sampai Maret 2022," katanya.

Sumber : Suara.com