Manfaat Vaksinasi Covid-19, Membangun Perlindungan hingga Hentikan Pandemi

Petugas memantau vaksi produksi Sinopharm di Beijing. - Xinhua/Bloomberg
26 Desember 2020 07:27 WIB Aprianto Cahyo Nugroho News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Hampir seluruh penduduk di dunia serasa mendapatkan secercah harapan ketika mendengar kabar baik soal vaksin virus corona. Namun, sebagian orang masih memiliki kekhawatiran terhadap efek samping vaksin. Selain itu, ada juga yang masih meragukan efektivitas vaksin Covid-19 menghalau virus yang mewabah sejak awal tahun 2020 ini.

Mengatasi kekhawatiran ini, Center for Desease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat memastikan bahwa proses dan prosedur umum terhadap vaksin tetap dilakukan untuk memastikan keamanan vaksin sebelum vaksin diizinkan atau disetujui untuk digunakan.

CDC mengungkapkan keamanan adalah prioritas utama. Selain itu, ada banyak alasan bagi seseorang untuk mendapatkan vaksinasi. Berikut ini adalah ringkasan manfaat vaksinasi Covid-19 berdasarkan yang diketahui saat ini, menurut CDC:

Vaksinasi Covid-19 membantu mencegah seseorang tertular Covid-19

Semua vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan atau didistribusikan sedang dievaluasi dengan hati-hati dalam uji klinis. Izin penggunaan vaksin akan dikeluarkan oleh otoritas di setiap negara jika vaksin tersebut terbukti mengurangi kemungkinan tertular Covid-19 secara substansial.

Berdasarkan data awal dari uji klinis, para ahli percaya bahwa vaksin Covid-19 juga dapat membantu mencegah seseorang mengalami gejala yang berat bahkan jika orang tersebut masih tertular Covid-19. Vaksinasi sendiri juga dapat melindungi orang-orang di sekitar, terutama orang-orang yang berisiko tinggi terkena penyakit parah akibat Covid-19.

Para ahli terus melakukan lebih banyak penelitian tentang efek vaksinasi Covid-19 terhadap tingkat keparahan penyakit, serta kemampuannya untuk mencegah orang menyebarkan virus corona.

Vaksinasi COVID-19 jadi cara yang lebih aman untuk membangun perlindungan

Seseorang yang mengidap Covid-19 dapat mengalami komplikasi serius yang mengancam jiwa, dan tidak ada cara untuk mengetahui bagaimana Covid-19 akan memengaruhi seseorang. Jika sakit, orang tersebut dapat menularkan Covid-19 kepada teman, keluarga, dan orang lain di sekitar.

Manfaat yang diketahui dan calon vaksin Covid-19 harus lebih besar daripada risiko yang diketahui untuk digunakan sebelum mendapat ijin penggunaan darurat, atau Emergency Use Authorization (EUA).

Seseorang yang pernah tertular Covid-19 mungkin akan memiliki perlindungan yang disebut kekebalan alami. Tetapi para ahli tidak tahu berapa lama perlindungan ini bertahan. Selain itu, risiko penyakit parah serta kematian akibat Covid-19 jauh lebih besar daripada manfaat kekebalan alami. Vaksinasi Covid-19 akan membantu melindungi Anda dengan menciptakan respons antibodi (sistem kekebalan) tanpa harus mengalami sakit.

Kekebalan alami dan kekebalan yang dihasilkan oleh vaksin adalah bagian penting dari penyakit Covid-19 yang kini tengah dipelajari lebih lanjut oleh para ahli. CDC mengatakan akan terus memberi informasi kepada publik saat bukti baru tersedia.

Vaksinasi Covid-19 akan menjadi faktor penting untuk membantu menghentikan pandemi

Mengenakan masker dan menjaga jarak membantu mengurangi kemungkinan seseorang terpapar virus atau menyebarkannya ke orang lain, tetapi tindakan ini tidak cukup. Vaksin akan bekerja dengan sistem kekebalan tubuh sehingga siap melawan virus jika seseorang terpapar virus.

Kombinasi dari vaksinasi dan melakukan perlindungan diri dengan protokol kesehatan seperti 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) orang lain akan memberikan perlindungan terbaik dari Covid-19.

“Menghentikan pandemi membutuhkan penggunaan upaya menyeluruh dan sungguh-sungguh. Saat para ahli mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana vaksinasi Covid-19 dapat mengurangi penyebaran penyakit di masyarakat, CDC akan terus memperbarui rekomendasi untuk melindungi masyarakat dengan menggunakan ilmu pengetahuan terbaru,” demikian ungkap CDC dalam situs resminya.

Sumber : Bisnis.com