Instiper Fasilitasi Wifi Radius 10 Kilometer, Mahasiswa Bisa Kuliah dari Indekos

Kegiatan kampus Instiper Jogja. - Antara.
11 Desember 2020 03:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Institut Pertanian atau Instiper Jogja menyiapkan sarana dan prasarana berbasis teknologi guna mendukung kegiatan pembelajaran di era pandemi Covid-19. Selain menyiapkan studio khusus untuk kuliah online, mahasiswa juga difasilitas wifi gratis yang bisa menjangkau di indekos dengan radius 10 kilometer dari kampus.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Instiper Jogja Maria Ulfah menjelaskan pihaknya telah memiliki studio video conference (vicon) yang dapat digunakan oleh dosen untuk melakukan pembelajaran daring. Selain itu ruang vicon center yang berfungsi untuk mengontrol dosen melakukan pembelajaran daring.

Selain itu, dilengkapi ruang webinar untuk menyelenggarakan webinar, dan modifikasi ruang kelas untuk dapat digunakan pembelajaran mahasiswa baik secara luar jaringan (luring) dan daring dalam sekali waktu.

BACA JUGA : Kuliah Daring Tetap Jadi Pilihan Utama di Jogja, LL Dikti

"Ruang kelas yang ada kami modifikasi menjadi kelas yang dilengkapi dengan fasilitas video conference sehingga dosen bisa menyelenggarakan kuliah secara luring dan daring dalam waktu yang bersamaan," katanya di sela-sela Rapat Senat Terbuka Dies Natalis Instiper ke-62 di Jogja, Kamis (10/10/2/2020).

Ia menambahkan, untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, kapasitas mahasiswa yang dapat mengikuti perkuliahan di dalam kelas dibatasi hanya 15 sampai 20 orang. Kemudian sisanya bisa mengikuti kuliah secara daring dari indekos atau kontrakan masing-masing mahasiswa. Untuk memperlancar program ini, pihaknya telah memasang enam antena repeater di wilayah selatan dan timur kampus untuk menjangkau indekos mahasiswanya. Melalui fasilitas wifi tersebut, mahasiswa bisa memanfaatkan belajar online.

"Kami juga memfasilitasi antena repeater untuk memancarkan sinyal wifi ke area kost mahasiswa di sekitar kampus Instiper. Saat ini kami telah memasang enam repeater di sekitaran selatan dan timur kampus. Untuk jangkauannya satu sampai 10 kilometer dari kampus," katanya.

Rektor Instiper Jogja Harsawardana mengatakan, kampus menawarkan berbagai minat studi yang dapat dipilih mahasiswa sesuai passionnya masing-masing. Instiper juga menyelipkan pemanfaatan teknologi ICT (Information and Communication Technologies) pada setiap mata kuliah seperti pemanfaatan drone dan robotik.

BACA JUGA : Sultan Bolehkan Kuliah Luring, Ini Respons UGM dan UNY 

"Kami memiliki kerja sama yang strategis dengan berbagai perusahaan swasta maupun nasional di bidang perkebunan, pertanian, dan perhutanan sehingga alumni dapat cepat terserap masuk ke dunia kerja," kata Harsawardana.

Pemanfaatan teknologi dan peningkatan kualitas, katanya, menjadikan kampus akan semakin maju dan berjaya di masa akan dating. Kampusnya sedang berproses membangun base station sebagai kantor perwakilan di tiga kota yang merupakan kota asal mahasiswa Instiper terbanyak.

Base station tersebut akan didirikan di Pekanbaru Provinsi Riau, Pematang Siantar Provinsi Sumatera Utara dan Pangkalan Bun Provinsi Kalimantan Tengah. Base station tersebut juga akan dilengkapi dengan fasilitas kelas dan kantor administrasi.

"Mahasiswa yang berada di daerah dan kesulitan mengakses internet pada pembelajaran daring selama pandemi Covid-19 dapat mendekat ke base station, karena di base station tersebut dilengkapi dengan fasilitas internet," ujarnya.

Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama Instiper Harsunu mengatakan tahun akademik 2020/2021 pihaknya mendapatkan mahasiswa baru 936 orang berasal dari 32 provinsi se-Indonesia. Kekhasan kompetensi pendidikan yang ditawarkan merupakan daya tarik tersendiri bagi mahasiswa.

BACA JUGA : Kuliah tatap Muka Bisa Dimulai, Ini Respons Kampus di DIY

"Kami kerja sama dengan berbagai perusahaan mitra merupakan alasan mahasiswa tetap memilih Instiper sebagai tempat kuliahnya. Selain itu kampus juga telah mengubah berbagai bentuk sarana pembelajaran mahasiswa menjadi bentuk digital seperti video petunjuk praktikum, video animasi perkuliahan," katanya.

Sumber : Antara