Minta Maaf karena Picu Kerumunan, Habib Rizieq: Sangat Antusias Umatnya

Habib Rizieq Shihab melambaikan tangan setelah tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (10/11/2020). Kedatangannya disambut oleh ribuan simpatisan dari berbagai daerah di Indonesia. - JIBI/Bisnis.com/Himawan L Nugraha
02 Desember 2020 14:37 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Imam Besar FPI Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq meminta maaf kepada publik setelah menyebabkan terjadinya kerumunan saat dia kembali ke Indonesia awal November lalu.

"Saya minta maaf ke masyarakat, di bandara, di Petamburan, Tebet, dan Megamendung terjadi penumpukan yang tidak terkendali. Karena sangat antusiasnya umat," katanya saat dialog virtual di akun Youtube Front TV, Rabu (2/12/2020).

Dia mengatakan bahwa DPP FPI tidan akan menggelar kegiatan apapun yang menyebabkan kerumunan. Bahkan jadwal kunjungan ke daerah dihentikan selama pandemi masih berlangsung.

BACA JUGA: Viral Video Azan Diganti Ajakan Jihad, Muhammadiyah Minta Polisi Bertindak

Saat kepulangannya ke Indonesia pada 9 November lalu, ribuan orang memadati Bandara Soekarno Hatta menyambut kedatangan Rizieq dan rombongan setelah bertahan di Arab Saudi sekitar 3,5 tahun lebih.

Beberapa hari berselang, Rizieq mengadakan pernikahan anaknya Najwa Shihab pada 14 November 2020. Meski mengaku tidak mengundang banyak orang, namun ribuan orang terlihat memadati kawasan Petamburan.

Hal ini terjadi lantaran Rizieq mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW usai pernikahan anaknya. Pascakerumunan tersebut puluhan orang dinyataka reaktif Covid-19.

Selain itu, kerumunan juga terjadi setelah dia menghadiri peringatan maulid di kawasan Tebet Jakarta Selatan dan Megamendung, Bogor Jawa Barat.

Pada dialog itu, Pentolan FPI itu mengajak masyarakat mengikuti protokol yang berlaku seperti mencuci tangan.

"Saya ajak semua, dengan semua revolusi akhlak kita pandang pandemi agar bisa wabah ini diangkat oleh Allah, dan juga banyak istighfar, kita tingkatkan ketakwaan," terangnya.

Di sisi lain dia mengaku masih menjalani observasi untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga. Kata Rizieq, saat agenda beberapa waktu lalu, pihaknya berulang kali meminta masyarakat menerapkan protokol. Dia juga meminta masyarakat melakukan karantina diri.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia