Klaster Pilkada Bisa Dicegah dengan Prokes

Ingat pesan ibu, cuci tangan dengan sabun. - Antara
01 Desember 2020 22:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, PURBALINGGA--Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah mengajak semua pihak untuk ikut berperan aktif mencegah klaster baru COVID-19 pada penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 dengan cara memperkuat protokol kesehatan.

"Kami mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif, salah satunya dengan cara memperkuat protokol kesehatan," kata Penjabat sementara (Pjs) Bupati Purbalingga Sarwa Pramana di Purbalingga, Jawa Tengah, Selasa (1/12/2020).

Dia mengatakan jajaran Pemkab Purbalingga bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Purbalingga berkomitmen selalu bersinergi mencegah terjadinya klaster Pilkada.

Namun, menurut dia, sinergi tersebut juga membutuhkan peran aktif masyarakat sebagai salah satu garda terdepan pencegahan penyebaran COVID-19.

"Kuncinya adalah protokol kesehatan, karena itu kami tidak pernah bosan mengingatkan penerapan pentingnya protokol kesehatan dan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," katanya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk menjaga imunitas dengan mengonsumsi makanan bergizi dan suplemen makanan pelengkap kebutuhan vitamin dan mineral. "Terapkan pola hidup bersih dan sehat dalam setiap kegiatan sehari-hari," katanya.

Terkait pelaksanaan Pilkada, kata dia, pihaknya meminta masyarakat yang akan memberikan hak suaranya dan pergi ke TPS untuk mengikuti semua tata tertib protokol kesehatan yang telah dipersiapkan pihak penyelenggara.

"Ikuti semua tata tertib dan aturan yang ada, tetap jaga jarak dan jangan berkerumun, pakai masker dan juga cuci tangan," katanya.

Dia berharap dengan kedisiplinan semua pihak, pelaksanaan Pilkada akan berlangsung lancar dan aman.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga Hanung Wikantono menambahkan jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di wilayah itu mencapai 1.207 orang setelah ada penambahan 241 orang dalam empat hari terakhir.

Dia menjelaskan dari 1.207 orang yang terkonfirmasi positif, 415 diantaranya telah sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing, 39 orang meninggal dunia dan 753 orang lainnya masih dirawat intensif di fasilitas kesehatan yang ada di wilayah ini.

Dia mengatakan meskipun terjadi penambahan kasus baru, tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Purbalingga relatif tinggi.

Dia menambahkan hingga saat ini pihaknya masih terus berupaya menekan jumlah kasus COVID-19 di wilayah setempat dengan menggencarkan tes dan meningkatkan kampanye protokol kesehatan.

Sumber : Antara