Advertisement
Tenaga Kesehatan Semakin Terancam saat Pandemi
Prosesi penghormatan jenazah dr Putri Wulan Sukmawati di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Senin (6/7/2020). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Sejak Maret 2020, penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia membuat jumlah korban jiwa semakin bertambah.
Berdasarkan data Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pandemi Covid-19, ada tiga kota yang mencatatkan kematian dokter tertinggi yakni Kota Medan, Surabaya, dan Jakarta Pusat masing-masing sebanyak 24 orang, 21 orang dan 19 orang.
Advertisement
Lalu jumlah disusul oleh Kota Malang, Makassar, Jakarta Timur dan Jakarta Barat yang mencatatkan kematian dokter masing-masing 9 orang. Kemudian disusul oleh Kota Semarang yang mencatatkan kematian dokter hingga 7 orang.
Pandemi ini menimbulkan kondisi yang cukup menantang bagi dunia kesehatan, khususnya tenaga medis.

Sementara itu, Survei Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) juga sempat melaporkan bahwa 85 persen dari seluruh dokter yang bertugas menangani Covid-19 mengalami gangguan psikologis.
Adapun tekanan psikologis itu timbul lantaran kelelahan hingga taruhan nyawa karena tertular Covid-19 selalu membayangi para dokter.
“Kondisi saat ini merupakan masa-masa sangat kritis dan ironis. Karena di saat sistem kesehatan hampir ambruk, pihak pemerintah dan sebagian masyarakat seolah menormalisasi kondisi wabah saat ini dengan membiarkan para nakes mengalami tekanan dan bahkan manambah risiko kematian mereka akibat wabah,” tulis akun instagram @pandemictalks.
Kini pemerintah juga semakin gencar untuk mengajak masyarakat dalam menerapkan 3M yakni mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker dan menjaga jarak.
Kampanye 3M tersebut dilakukan untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19) di Indonesia. Para dokter di Indonesia juga mengharapkan masyarakat untuk tetap sadar bahwa virus Corona masih ada.
Kini juga pemerintah mengimbau kepada masyarakat untuk berempati kepada para tenaga kesehatan dengan terus menjalankan 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak), serta mengawal untuk meningkatkan 3T (testing, tracing, treatment).
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Diduga Lalai Saat Memasak, Rumah di Argorejo Ludes Terbakar
- Per 1 April 2026 Isi BBM Bersubsidi Dibatasi dan Wajib Catat Nopol
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 31 Maret 2026
- Ujian TKA Dimulai April, Sekolah dan Orang Tua Diklaim Makin Siap
- Daftar Film Terlaris Maret 2026, Danur dan Suzzanna Unggul
- Cuaca DIY, Selasa 31 Maret 2026: Semua Wilayah Diguyur Hujan Ringan
- Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Selasa 31 Maret 2026
Advertisement
Advertisement







