Advertisement
Isu Kenaikan Harga BBM Bikin Gelisah Warga, Ini Penjelasan DPR
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/8/2024). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA— Kabar kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang beredar luas menjelang 1 April 2026 memicu kepanikan di masyarakat. DPR memastikan hingga kini belum ada kebijakan penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi maupun nonsubsidi.
Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan pemerintah masih menjaga stabilitas harga dan pasokan BBM. Ia meminta masyarakat tidak terpancing isu yang belum jelas kebenarannya.
Advertisement
“Sehingga masyarakat tidak perlu panik, masyarakat tidak perlu melakukan antrean dan terlebih lagi melakukan penimbunan terhadap BBM,” kata Dasco di Gedung Nusantara III DPR RI, Selasa (31/3/2026).
Menurutnya, kepastian tersebut diperoleh setelah adanya komunikasi antara pemerintah dan DPR RI. Ia menegaskan hingga saat ini belum ada rencana kenaikan harga BBM dalam waktu dekat.
BACA JUGA
“Barusan kami sudah diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara mewakili pihak pemerintah bahwa pihak pemerintah belum berencana melakukan penyesuaian harga BBM subsidi maupun BBM non subsidi yang adanya isu beredar di tengah masyarakat akan ada penyesuaian di tanggal 1 April besok,” jelasnya.
Selain harga, ketersediaan BBM juga disebut dalam kondisi aman. Hal ini menjadi alasan pemerintah tetap mempertahankan harga normal per 1 April 2026.
Dasco juga mengapresiasi langkah pemerintah yang dinilai konsisten menjaga stabilitas energi di tengah isu yang berkembang.
Sebelumnya, masyarakat dihebohkan dengan informasi kenaikan harga BBM nonsubsidi yang beredar di media sosial. Salah satunya menyebut harga Pertamax akan melonjak dari Rp12.300 menjadi Rp17.850 per liter.
Informasi serupa juga mencantumkan kenaikan pada sejumlah jenis BBM lain. Pertamax Green disebut naik dari Rp12.900 menjadi Rp19.150 per liter, Pertamax Turbo dari Rp13.100 menjadi Rp19.450 per liter, Pertamina Dex dari Rp14.500 menjadi Rp23.950 per liter, serta Dexlite dari Rp14.200 menjadi Rp23.650 per liter.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan kabar tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan karena bukan berasal dari sumber resmi.
“Informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026,” ucap Roberth, Senin (30/3/2026).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Video Call Terakhir Praka Farizal di Lebanon Jadi Kenangan Keluarga
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Isu Pertamax Naik 10 Persen 1 April, Ini Penjelasan Bahlil
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- Bos Maktour dan Ketua Kesthuri Ditetapkan Tersangka Korupsi Kuota Haji
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
- Sempat Viral Putus Sekolah Rawat Orang Tua, Fendi Kembali ke Kelas
- Kemenko PM: Kasus Amsal Sitepu Ancaman Bagi Industri Kreatif Nasional
- Langgar Aturan Pelindungan Anak, Meta dan Google Dipanggil Menkomdigi
Advertisement
Advertisement






