Advertisement
Okupansi Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Turun Signifikan
Petugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran itu siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. - Antara/Hafidz Mubarak A
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Satgas Penanganan Covid-19 menyebutkan tingkat okupansi atau pemakaian tempat tidur di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta turun signifikan setelah sempat mencapai 90% pada September lalu.
Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo menyebutkan tingkap okupansi Wisma Atlet per 28 Oktober 2020 sudah berada di angka 44,8 persen. Hal itu menurutnya bisa mendukung kinerja para dokter dan tenaga medis lainnya yang bertugas di Wisma Atlet.
Advertisement
“Ini juga menunjukkan bahwa pasien yang sembuh dari Covid-19 semakin banyak dan upaya pencegahan penularan virus Corona membuahkan hasil,” kata Doni dikutip melalui keterangan resmi, Kamis (29/10/2020).
Meskipun demikian, Doni mengimbau masyarakat agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak terutama pada musim libur panjang agar penularan Covid-19 bisa terus ditekan.
Menurutnya, penerapan protokol kesehatan juga dilakukan untuk mencegah agar tidak menimbulkan klaster baru dan tidak membuat tempat tidur di rumah sakit rujukan dan darurat kembali penuh.
“Libur panjang akhir pekan ini dapat menimbulkan potensi tambahan jumlah psoitif Covid-19. Oleh karena itu, kami tidak henti untuk terus mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan,” tegasnya.
Menurut data terakhir Wisma Atlet pada Rabu 28 Oktober 2020, untuk Tower 6 dan 7 saat ini terisi 1.292 orang dari total kapasitas 2.878 tempat tidur, para pasien terdiri atas 672 orang pria dan 665 wanita.
Sementara itu, Tower 4 dan 5 dengan kapasitas total 3.116 orang sedang diisi 948 orang dengan perincian 503 orang pasien pria, dan 445 orang wanita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Masalah THR Lebaran di Bantul Muncul, 1 Kasus Naik ke DIY
- Indonesia Pilih Tak Jadi Co-Sponsor Resolusi Konflik Iran vs AS-Israel
- KPK Sita Rp610 Juta dari Pungli THR Bupati Cilacap
- Suara Ibu Indonesia Desak Negara Lindungi Aktivis dari Teror Air Keras
- Menhub Imbau Pemudik Pilih Jalur Aman Bencana dan Pantau Cuaca
- Kedubes Iran di Jakarta Santuni 200 Pelajar Kenang Tragedi Kota Minab
- Pungli THR Bupati Cilacap Ternyata Sudah Berlangsung Sejak 2025
Advertisement
Advertisement









