PSEL Bogor Raya Target 30 MW, Ini Faktor Penentunya
PSEL Bogor Raya menargetkan listrik 20 MW–30 MW dari 1.500 ton sampah per hari, sekaligus menangani timbunan lama TPAS Galuga.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Kasus baru positif Covid-19 di Indonesia kembali mencatat rekor tertinggi. Pada Rabu (23/9/2020) ini, kasus positif Covid-19 bertambah 4.465 kasus.
Berdasarkan data yang dirilis pada situs resmi Kementerian Kesehatan, total kasus positif mencapai 257.388 kasus. Adapun, kasus sembuh pada hari ini bertambah 3.660 orang sehingga totalnya menjadi 187.958 orang, sedangkan kasus meninggal hampir menembus 10.000 kasus yaitu 9.977 kasus atau bertambah 140 orang jika dibandingkan hari sebelumnya.
Kemenkes mencatat ada 109.541 orang berstatus suspek dan spesimen harian yang diperiksa 38.181 spesimen.
Sebelumnya, pada Selasa (22/9/2020) jumlah kasus positif Covid-19 bertambah 4.071 orang sehingga totalnya menjadi 252.923 kasus.
Pada hari itu, jumlah pasien yang sembuh bertambah 3.501 orang, sehingga totalnya menjadi 184.298 orang. Di sisi lain, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal bertambah 160 orang, sehingga totalnya menjadi 9.837 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
PSEL Bogor Raya menargetkan listrik 20 MW–30 MW dari 1.500 ton sampah per hari, sekaligus menangani timbunan lama TPAS Galuga.
Fiorentina menjamu Atalanta di Serie A dengan misi bangkit dari tren negatif. Simak prediksi susunan pemain, kondisi skuad, dan rekor H2H.
Tren IG Receipt 2026 menampilkan rangkuman akun Instagram dalam desain struk estetik. Simak cara membuatnya lewat fitur Create with AI.
MotoGP Qatar 2026 yang dijadwalkan pada November terancam batal di tengah konflik Timur Tengah. Keputusan terkait keselamatan dan logistik dibahas di Sepang
Nelayan Bantul mengeluhkan kapal besar yang diduga memasuki jalur tangkap armada kecil dan mengganggu aktivitas serta hasil melaut.
Jorge Martin mendapat izin medis untuk mengikuti FP1 MotoGP Malaysia 2026 di Sepang setelah mengalami patah tulang pergelangan tangan kanan.