Wuhan Akan Buka Penerbangan Internasional Pekan Depan, Termasuk ke Indonesia

Penumpang tiba di LAX dari Shanghai, China, setelah adanya kasus positif coronavirus diumumkan di pinggiran Orange County, Los Angeles, California, AS, 26 Januari 2020. - REUTERS - Ringo Chiu
04 September 2020 06:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Pemerintah China akan kembali membuka penerbangan langsung dari sejumlah negara ke Kota Wuhan, tempat pertama kali munculnya virus Corona Covid-19. Salah satunya adalah rute Wuhan-Indonesia.

Dilansir Antara, rute penerbangan internasional tujuan Wuhan akan dibuka kembali pada pertengahan September.

Baca juga: Data Pekerja Terdampak Covid-19 Belum Diperbarui, Disnaker Sleman Terima Pengaduan Mandiri

Beberapa maskapai yang sudah mengajukan permohonan terbang langsung menuju Bandar Udara Internasional Tianhe di Wuhan, Provinsi Hubei, di antaranya dari Jakarta, Seoul, Bangkok, Kuala Lumpur, Manila, Hanoi, Sihanouk, Tokyo, dan Singapura, demikian Departemen Penerbangan Sipil Kota Wuhan dikutip China Daily, Kamis (3/9/2020).

Ibu Kota Provinsi Hubei yang terkena dampak terparah Covid-19 menangguhkan 63 jadwal penerbangan internasional dan domestik sejak diberlakukan penutupan total (lockdown) pada 23 Januari.

Beroperasinya kembali penerbangan tersebut atas persetujuan Badan Penerbangan Sipil China (CAAC).

Pengusaha lokal yang memiliki relasi di luar negeri selama ini terpaksa harus transit dulu di kota lain.

Baca juga: Dua Alat PCR dari Amerika Serikat Tiba di RSUD Sleman

Oleh sebab itu, mereka menginginkan dibukanya kembali rute penerbangan internasional.

Sejak status lockdown Wuhan dicabut pada 8 April, Bandara Tianhe berangsur normal.

Pada Agustus saja bandara tersebut telah membuka kembali 73 rute domestik, bahkan dalam satu hari pernah dikunjungi 60.000 penumpang, naik 90 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Sementara itu, Bandara Tianhe juga menangani rute kargo internasional yang mencakup 29 pangkalan kargo internasional di Amerika Utara, Eropa, Australia, dan Asia.

Seperti diberitakan Antara sebelumnya, mulai Kamis ini Beijing juga sudah bisa didarati pesawat internasional dari 9 negara.

Sumber : Suara.com