Gempa Susulan Masih Terus Terjadi di Sumba Barat Daya, Berpusat di Laut Selatan

Grafik hasil pencatatan seismometer/seismograf, alat pencatat besaran gempa bumi. - Reuters
11 Agustus 2020 08:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Gempa bumi bermagnitudo 5,5 yang mengguncang Sumba Barat Daya pada Rabu (5/8/2020). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa susulan masih terus terjadi hingga saat ini.

"Hingga Selasa pagi tercatat sudah 380 kali gempa susulan yang terjadi," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Selasa (11/8/2020).

Baca juga: Kantor Meteorologi Prediksi Letusan Sinabung Sampai ke Malaysia

Dari ratusan gempa susulan yang terjadi pascagempa sepekan lalu, tercatat tujuh kali gempa bumi yang dirasakan.

BMKG juga mencatat gempa susulan terbanyak terjadi pada Minggu (9/8/2020) yaitu sebanyak 136 kali dengan perincian gempa susulan yang terjadi yaitu Rabu (5/8/2020) terjadi sebanyak 46 gempa, Kamis (6/8/2020) terjadi sebanyak 37 gempa, Jumat (7/8/2020) terjadi sebanyak 15 gempa, Sabtu (8/8/2020) terjadi sebanyak 82 gempa.

Baca juga: Permohonan Pembatalan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Ditolak MA

Kemudian, pada Senin (10/8/2020) terjadi 45 kali gempa dan pada Selasa (11/8/2020) pagi tercatat baru terjadi 19 kali gempa susulan.

Gempa Sumba Barat Daya yang terjadi pada Rabu (5/8/2020) pukul 15.27 WIB terletak pada koordinat 9,89 LS dan 119,12 BT tepatnya berlokasi di laut pada jarak 30 km arah Barat Daya Wanokaka Kabupaten Sumba Barat, NTT, pada kedalaman 10 km.

Guncangan gempa dirasakan di Tambolaka, Waingapu, Waikakubak, Waitabula, bahkan hingga Bima Nusa Tenggara Barat.

Sumber : Antara