Jadi Tersangka Ponsel Ilegal, Putra Siregar Dijadwalkan Hadiri Pemecahan Rekor MURI

Pengusaha muda asal Batam yang juga YouTuber, Putra Siregar. - Ist - Instagram@putrasiregarr77
30 Juli 2020 02:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Tim program Kurban Putra Siregar Peduli terus bergerak mematangkan persiapan acara yang akan digelar di Masjid Baitul Makmur, Bukit Senyum, Batam pada Jumat (31/7/2020) mendatang. Utamanya, persiapan Pemecahan Rekor MURI dengan Pelepasan 650 Driver Online untuk pendistribusian daging hewan kurban.

Rencananya Putra Siregar akan hadir dalam kegiatan Pemecahan Rekor MURI dengan Pelepasan 650 Driver Online untuk pendistribusian daging hewan kurban yang rencananya akan dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB.

Meskipun demikian, Youtuber asal Batam ini masih berurusan dengan hukum terkait kasus kepabeanan di Bea Cukai Jakarta, dapat hadir secara langsung atau tidak, masih menjadi tanda tanya.

BACA JUGA : Pengusaha Putra Siregar Pemilik PS Store Ditahan karena

Ketua Panitia Kurban Putra Siregar Peduli Nurul Syafitri menjelaskan, pada prosesnya pengusaha muda asal Batam ini tetap akan melepas kegiatan pemecahan rekor MURI ini. Namun, pihaknya belum bisa memastikan kehadiran Putra Siregar secara langsung atau melalui daring.

"Masih tentatif. Jika tidak hadir pun yang pasti beliau akan hadir secara virtual," kata Nurul saat dihubungi pada Rabu (29/7/2020) malam.

Terlepas dari hadir tidaknya Putra Siregar dalam rangkaian acara yang dimulai setelah Salat Iduladha 1441 H, pihaknya memastikan kegiatan tersebut diharapkan berjalan lancar sesuai dengan tujuan awalnya, membagikan daging hewan kurban untuk didistribusikan 64 kelurahan yang tersebar di Batam.

Sebelumnya, Nurul menjelaskan, untuk Kota Batam sendiri pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 315 hewan qurban. Sementara 50 hewan qurban juga sudah terdata di sembilan kota besar di Indonesia. Satu hewan kurban unta juga ada di Palestina, satu ekor unta.

Nurul meyakini, yang dijalankan ini akan disambut baik pemerintah. "Hal sepositif ini, pemerintah pasti akan mendukung ya, apalagi jumlah penerima hewan kurban sampai hari ini datanya ada sekitar 15.400 paket yang sudah masuk dalam data kami," katanya.

BACA JUGA : Youtuber Putra Siregar Ditangkap, Warganet Pertanyakan 

Lebih jauh, berdasarkan laporan tim di lapangan, kata Nurul, masyarakat sangat sangat bersyukur ada program qurban tahun ini. Karena Singapura dan Malaysia tidak menyalurkan kurban di Batam akibat Covid-19. Tahun-tahun sebelumnya, di daerah di Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, biasanya banyak kurban dari Singapura dan Malaysia.

Sumber : Suara.com