Masih Ada 849 Orang di Secapa TNI AD yang Positif Covid-19

nDokter patologi klinik menunjukkan cara kerja alat Polymerase Chain Reaction (PCR) di Ruang Ektraksi DNA dan RNA Laboratorium Mikrobiologi RSUD Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2020). Pengoperasian alat PCR yang dapat memeriksa 1.000 sampel tersebut, diharapkan bisa mempercepat waktu untuk mengetahui hasil pemeriksaan pasien yang diduga terinfeksi virus corona atau Covid-19 di Sidoarjo. ANTARA FOTO - Umarul Faruq\\n
18 Juli 2020 16:27 WIB Setyo Aji Harjanto News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pasien positif Covid-19 klaster Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat (Secapa AD) Bandung, Jawa Barat, masih  849 orang per Sabtu (18/7/2020).

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Nefra Firdaus mengatakan terdapat tambahan satu pasien positif dari klaster ini.

"Dari beberapa spesimen swab ke-1 yang kering sebelum dites di Lab PCR sehingga harus diulang swab ke-1, ada tambahan 1 pasien positif," ucap Nefra dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2020).

Kendati demikian, Neta mengatakan, hasil pemeriksaan Virus Corona berbasis PCR dari swab ke-2 pasien di Secapa AD terdapat 100 pasien yang dinyatakan negatif.

"Jadi dari total 1.308 pasien positif Covid-19 di Secapa TNI AD pada pagi ini sudah berkurang 459 orang menjadi tingga 849 orang," ujarnya.

Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Barat meminta otoritas wilayah terus memantau perkembangan kasus positif di Secapa AD Kota Bandung dan Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pusdikpom) Kota Cimahi.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan setiap ada penambahan kasus di sebuah wilayah harus terus diikuti perkembangannya oleh kabupaten/kota setempat.

"Kota Bandung harus mengupdate yang Secapa, yang Cimahi juga update yang Pusdikpom," katanya, Senin (13/7/2020).

Pihaknya juga menekankan warga di sekitar Secapa AD dan Pusdikpom akan menjalani tes massif guna mengetahui sejauhmana penyebaran virus Covid-19.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia