Advertisement

WHO: Corona Semakin Buruk, Belum Bisa Dikendalikan

Newswire
Jum'at, 10 Juli 2020 - 19:37 WIB
Bhekti Suryani
WHO: Corona Semakin Buruk, Belum Bisa Dikendalikan Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus (WHO)

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA--Pandemi Corona yang melanda dunia belum ada tanda membaik.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan bahwa pandemi virus Corona belum mencapai puncaknya. Hal ini karena tindakan lockdown terus dilonggarkan.

Advertisement

Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan virus itu masih belum dapat dikendalikan 'di sebagian besar dunia' dan sebenarnya 'semakin buruk'. Demikian seperti dilansir dari Metro UK.

Dr Ghebreyesus mengatakan jumlah kasus virus corona atau Covid-19 di seluruh dunia telah meningkat dua kali lipat dalam enam minggu terakhir.

Berbicara di negara anggota briefing tentang evaluasi pandemi Covid-19, ia mengatakan: bahwa virus telah menjungkirbalikkan sistem kesehatan di beberapa negara terkaya di dunia, sementara beberapa negara yang telah melakukan respons yang berhasil adalah cara yang sederhana.

'Kita tahu bahwa ketika negara-negara mengambil pendekatan komprehensif berdasarkan pada langkah-langkah kesehatan masyarakat yang mendasar - seperti menemukan, mengisolasi, menguji dan menangani kasus, dan melacak dan kontak karantina, dengan begitu wabah dapat dikendalikan.

Tedros melanjutkan di sebagian besar dunia virus tidak terkendali, dan bahkan semakin buruk. Ia menyebut ada lebih dari 11,8 juta kasus Covid-19 kini telah dilaporkan ke WHO. Lebih dari 544.000 jiwa telah meninggal.

"Dan pandemi itu terus meningkat. Jumlah total kasus telah dua kali lipat dalam enam minggu terakhir," kata dia.

"Sudah waktunya untuk refleksi yang sangat jujur. Kita semua harus melihat ke cermin - WHO, setiap negara anggota - kita berada di tengah-tengah pertempuran ini, pertempuran hidup kita, dan kita harus melakukan yang lebih baik. ‘Tidak hanya sekarang, tetapi untuk masa depan.

Ia mengatakan bahwa ancaman ini tidak akan pernah berhenti, dan kemungkinan besar semuanya akan semakin buruk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Suara.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Tak Dapat Unit yang Dijanjikan, Belasan Korban Penipuan Apartemen di Jogja Lapor Polisi

Sleman
| Rabu, 21 Februari 2024, 19:17 WIB

Advertisement

alt

Rayakan Imlek, Solo Safari Sambut Pengunjung dengan Beragam Acara Seru

Wisata
| Senin, 12 Februari 2024, 17:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement