FAD DIY Siapkan Suara Anak Daerah 2026
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus (WHO)
Harianjogja.com, JAKARTA--Pandemi Corona yang melanda dunia belum ada tanda membaik.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan bahwa pandemi virus Corona belum mencapai puncaknya. Hal ini karena tindakan lockdown terus dilonggarkan.
Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan virus itu masih belum dapat dikendalikan \'di sebagian besar dunia\' dan sebenarnya \'semakin buruk\'. Demikian seperti dilansir dari Metro UK.
Dr Ghebreyesus mengatakan jumlah kasus virus corona atau Covid-19 di seluruh dunia telah meningkat dua kali lipat dalam enam minggu terakhir.
Berbicara di negara anggota briefing tentang evaluasi pandemi Covid-19, ia mengatakan: bahwa virus telah menjungkirbalikkan sistem kesehatan di beberapa negara terkaya di dunia, sementara beberapa negara yang telah melakukan respons yang berhasil adalah cara yang sederhana.
\'Kita tahu bahwa ketika negara-negara mengambil pendekatan komprehensif berdasarkan pada langkah-langkah kesehatan masyarakat yang mendasar - seperti menemukan, mengisolasi, menguji dan menangani kasus, dan melacak dan kontak karantina, dengan begitu wabah dapat dikendalikan.
Tedros melanjutkan di sebagian besar dunia virus tidak terkendali, dan bahkan semakin buruk. Ia menyebut ada lebih dari 11,8 juta kasus Covid-19 kini telah dilaporkan ke WHO. Lebih dari 544.000 jiwa telah meninggal.
"Dan pandemi itu terus meningkat. Jumlah total kasus telah dua kali lipat dalam enam minggu terakhir," kata dia.
"Sudah waktunya untuk refleksi yang sangat jujur. Kita semua harus melihat ke cermin - WHO, setiap negara anggota - kita berada di tengah-tengah pertempuran ini, pertempuran hidup kita, dan kita harus melakukan yang lebih baik. ‘Tidak hanya sekarang, tetapi untuk masa depan.
Ia mengatakan bahwa ancaman ini tidak akan pernah berhenti, dan kemungkinan besar semuanya akan semakin buruk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.