Indonesia Masuk 20 Besar Negara dengan Utang Terbesar
IMF memproyeksikan Indonesia berada di peringkat ke-19 utang pemerintah terbesar dunia pada 2026, dengan rasio utang terhadap PDB 40,75%.
Dokumentasi - Sejumlah warga mengikuti rapid test massal yang digelar Badan Intelijen Negara di wilayah Kecamatan Lakarsantri Surabaya, Selasa (9/6)./Antara\n \n
Harianjogja.com, JAKARTA – Tepat dua pekan lalu Presiden Joko Widodo meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk berupaya lebih keras menurunkan kasus Covid-19 karena provinsi tersebut terus mencatat penambahan kasus baru tertinggi di Indonesia.
Namun, setelah adanya instruksi presiden tersebut, kasus positif Covid-19 di Jatim bukannya turun malah terus naik. Berdasarkan data yang dirilis melalui infocovid19.jatimprov.go.id, tambahan jumlah kasus Covid-19 di Jawa Timur mencapai 399 orang per Rabu (8/7/2020) pukul 19:41 WIB, dengan tambahan jumlah pasien sembuh 263 orang dan meninggal dunia 27 orang.
BACA JUGA : Kasus Covid-19: Jawa Timur Salip DKI Jakarta
Dari 399 tambahan kasus positif tersebut, tambahan paling tinggi di antaranya ada di Surabaya sebanyak 108 kasus, Sidoarjo 64 kasus, Gresik 36 kasus, Probolinggo 24 kasus, dan Malang 15 kasus.
Adapun, sampai saat ini, masih ada 13 kabupaten/kota di Jatim yang masuk ke dalam zona merah, yaitu Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, Bojonegoro, Sampang, Tuban, Jombang, Nganjuk, dan Pamekasan.
Beberapa kabupaten/kota bahkan mengalami kenaikan dari zona risiko sedang ke tinggi, seperti Malang, Kota Mojokerto, Bojonegoro, Sampang, dan Nganjuk.
Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi dalam arahan kepada jajaran pemerintah Jawa Timur meminta agar disiapkan rencana penanganan Covid-19 disiapkan dengan baik.
BACA JUGA : Hanya Dalam Waktu Sehari, Pasien Positif Corona di Jawa
"Hati-hati, dunia mendekati ke 10 juta kasus positif. Kita tidak ingin terseret angka besar. Perlu siaga menghadapi situasi tidak terduga," kata Jokowi saat melakukan kunjungan ke Jatim pada Kamis (25/6/2020).
Jokowi meminta dalam kurun waktu dua pekan ke depan Jawa Timur bisa mengendalikan kasus Covid-19 dengan adanya perubahan penurunan kasus positif maupun meninggal.
Presiden juga meminta dalam dua minggu ada penurunan signifikan baik reproduction number (RO) maupun effective reproduction number (RT) sehingga bisa masuk tatanan normal baru, dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
IMF memproyeksikan Indonesia berada di peringkat ke-19 utang pemerintah terbesar dunia pada 2026, dengan rasio utang terhadap PDB 40,75%.
APBN 2027 memang memangkas subsidi energi Rp11,44 triliun. Namun, klaim gas langka dan harga pasti naik belum terbukti.
Disertasi Jejen Hendar di UII menyoroti pengelolaan TJSP yang masih formalitas dan mendorong regulasi berbasis keadilan sosial.
Menag Nasaruddin Umar mengajak ASN Kemenag, guru, tokoh agama, dan santri menjadi agen Perlinsos untuk membantu pendataan penerima bansos.
Operasi kebakaran Transhome ditutup, tetapi basement masih bersuhu 200 derajat Celsius dan satu armada damkar tetap disiagakan.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.