Advertisement
Pasien Covid-19 di Papua yang Meninggal Terus Bertambah
Ilustrasi - Pixabay
Advertisement
Harianjogja.com, JAYAPURA--Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Papua Silwanus Sumule mengatakan warga yang meninggal akibat Covid-19 terus bertambah hingga kini tercatat 20 orang.
Memang benar hasil pemeriksaan PCR ternyata mendiang positif Covid-19, namun juga menderita penyakit lainnya dan keduanya berasal dari Kota Jayapura, kata Sumule dalam keterangan persnya, Sabtu malam.
Advertisement
Silwanus yang melakukan keterangan pers melalui live streaming dari BPBD Papua di Skyline mengatakan warga yang meninggal itu memiliki penyakit penyerta. “Saat ini tercatat warga positif Covid-19 di Papua sebanyak 1.937 orang, dirawat 991 orang dan 926 orang sembuh,” katanya dilansir Antara Sabtu (4/7/2020).
BACA JUGA : Ada 92 Warga DIY yang Diduga Meninggal Akibat Corona
Covid-19 merambah di 17 dari 29 kabupaten/kota di Papua dan tertinggi di Kota Jayapura sebanyak 1.088 orang positif, menyusul Kabupaten Mimika 406 orang dan Kabupaten Jayapura 199 orang. Terus bertambahnya jumlah warga positif itu disebabkan sejumlah daerah di Papua aktif melakukan pemeriksaan tes cepat (rapid test) yang dilanjutkan PCR bagi warga yang hasilnya reaktif.
Warga juga diminta aktif menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-harinya dengan menggunakan masker dan menjaga jarak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
PAD Pariwisata Bantul 2025 Gagal Target, Turun Rp4 Miliar
Advertisement
Tiket Museum Nasional Disesuaikan, Lansia hingga Yatim Gratis
Advertisement
Berita Populer
- BMKG Catat 1.556 Gempa Guncang Aceh Sepanjang 2025
- Pengguna Transportasi Nataru Tembus 16 Juta Orang
- Kecelakaan Lalu Lintas Gunungkidul Meningkat di 2025
- Jadi Otak Kasus Pemerasan, Anggota Polres Wonogiri Dipecat
- Prabowo: Bantuan Bencana Harus Lewat Mekanisme Resmi
- FORTUNE Indonesia 40 Under 40: Apresiasi Pemimpin Muda Berpengaruh
- Kulonprogo Terapkan Larangan Kantong Plastik Mulai 2026
Advertisement
Advertisement



