AP II Siapkan Inovasi Layanan Kesehatan di Bandara, Ini Bentuknya..

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin. - Bisnis/Rio Sandy Pradana
16 Juni 2020 03:57 WIB Rio Sandy Pradana News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - PT Angkasa Pura II (Persero) sedang mempersiapkan inovasi layanan kesehatan yang akan diterapkan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada tahap awal.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengaku sedang menyiapkan layanan ritel di segmen kesehatan guna mendukung penumpang pesawat di tengah pandemi Covid-19. Adapun, tujuan utama layanan ini adalah membantu penumpang pesawat agar selalu dapat mengedepankan aspek kesehatan.

“Pada prinsipnya kami ingin agar alat pelindung diri seperti masker, hand sanitizer, face shield, sampai dengan obat kumur antiseptik dapat dengan mudah diperoleh di bandara-bandara Angkasa Pura II,” kata Awaluddin dalam siaran pers, Senin (15/6/2020).

Dia menuturkan layanan pertama yang tengah disiapkan adalah vending machine untuk memasarkan APD seperti masker, face shield, antiseptik mulut dan sarung tangan. Lalu, layanan kedua adalah digital wayfinding (mesin peta digital di terminal penumpang) yang difungsikan sebagai media e-commerce untuk pemesanan APD dan obat-obatan.

Pihaknya menjelaskan sebanyak 21 digital wayfinding akan ditingkatkan kemampuannya dari saat ini berfungsi menunjukkan area-area di terminal menjadi juga bisa digunakan untuk pemesanan APD atau obat-obatan, untuk kemudian diantar ke pemesan. Saat ini pembicaraan masih berlangsung dengan penyedia fasilitas kesehatan/farmasi untuk bersama-sama menyediakan layanan ini.

Sementara itu, lanjutnya, layanan ketiga adalah health center yang merupakan tempat bagi calon penumpang pesawat dapat melakukan rapid test atau PCR test, serta layanan medical check-up dan menyediakan produk kesehatan/farmasi/APD. 

Awaluddin menuturkan health center hasil dari kolaborasi Angkasa Pura II, maskapai, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kementerian Kesehatan untuk menekan risiko penyebaran Covid-19 melalui tes yang dilakukan kepada penumpang pesawat. 

"Ketiga layanan ini akan diluncurkan dalam waktu dekat di Soekarno-Hatta,  kemudian menyusul di bandara lainnya," ujarnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia