Advertisement
Brankas Bank di Jerman Dibobol, Kerugian Capai Rp588 Miliar
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Aksi pembobolan brankas bank di Gelsenkirchen, Jerman, menyebabkan kerugian fantastis hingga hampir Rp588 miliar dan disebut sebagai salah satu kejahatan terbesar dalam sejarah negara tersebut.
Anadolu yang mengutip keterangan dari kepolisian setempat melaporkan pada Selasa (30/12) bahwa 3.200 kotak deposit milik 2.500 nasabah dibobol kawanan itu.
Advertisement
Kejahatan yang disebut-sebut sebagai salah satu pembobolan terbesar dalam sejarah kriminal Jerman itu baru diketahui pada Senin malam.
Polisi kini tengah menyelidiki sejumlah petunjuk dari saksi yang mengaku melihat beberapa pria membawa tas-tas besar di tangga gedung parkir yang bersebelahan dengan bank pada Sabtu malam.
BACA JUGA
Rekaman kamera pengawas dari gedung parkir menunjukkan sebuah mobil hitam meninggalkan lokasi pada Senin dini hari.
Menurut polisi, mobil itu ditumpangi orang-orang bertopeng, seorang di antaranya terlihat mengoperasikan palang pintu keluar.
Dari pelat nomor kendaraan diketahui bahwa mobil itu merupakan kendaraan curian dari kota Hanover.
Seorang juru bicara kepolisian yang enggan disebutkan namanya mengatakan aksi pembobolan itu dilakukan dengan "sangat profesional."
"Dibutuhkan pengetahuan mendalam dan motif kejahatan yang besar untuk merencanakan dan mengeksekusi operasi semacam ini," katanya.
Berdasarkan temuan awal, kawanan pencuri itu masuk ke bank lewat ruang arsip dengan melewati gedung parkir dan beberapa pintu. Dengan bor khusus, mereka kemudian menjebol tembok menuju ruang brankas utama.
Polisi telah mengamankan barang bukti di tempat kejadian perkara pada Senin.
Menyusul peristiwa tersebut, sekitar 200 nasabah berkumpul di depan kantor cabang bank itu di distrik Buer pada Selasa untuk menuntut penjelasan.
Dalam cuaca dingin, mereka berteriak, "Kami ingin masuk, kami ingin masuk!"
Situasi sempat memanas ketika beberapa orang berhasil menerobos petugas keamanan dan masuk ke lobi bank. Polisi akhirnya dikerahkan untuk berjaga di pintu masuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara, Anadolu
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Sering Dianggap Wajar Kebiasaan Ini Diam-Diam Menguras Energi
- Pemeriksaan Yaqut Berlanjut Setelah Kembali ke Rutan KPK
- WFH Nasional Mulai Dibahas, Ini Kata Kemendagri
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
Advertisement
Advertisement







