Investor Asing Belum Agresif Borong SBN, Ini Faktor Penghambatnya
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.
Ilustrasi kematian/Pixabay
Harianjogja.com, SOLO—Seorang montir di Solo, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah lehernya terjerat seutas benang layangan.
Pemuda tersebut tinggal di Sumber, Banjarsari, berinisial YBS. Saksi mata, Agus Apriyono, 33, menyebut korban saat melintas di Jl. Tangkuban Perahu sedang mengetes sepeda motor jenis Ninja AD 2393 QF. Menurutnya, korban merupakan pekerja bengkel tak jauh dari lokasi kejadian.
"Berjalannya pelan-pelan saja, korban mengendarai sepeda motor nyantai. Apalagi, di lokasi kejadian ruas jalan itu menanjak. Kalau diprediksi sekitar 30 - 40 km/jam," papar dia saat dijumpai wartawan di sela-sela olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Jumat (12/6/2020) siang.
Ia menyebut korban melaju dari arah selatan ke utara. Ia menduga motor yang dikendarai korban merupakan sepeda motor milik pelanggan.
Sementara itu, saat ini bengkel tempat korban bekerja tutup. Ia menjelaskan benang layangan grlas tergantung di kabel depan Kantor Pos Mojosongo. Saat korban melintas, tiba-tiba dia mengenai senar layangan itu.
Lantas, korban terjatuh dan sepeda motornya menabrak pagar Kantor Pos. Seusai terjatuh, korban sempat berdiri untuk melepaskan senar yang berada di lehernya. Namun, korban kembali terjatuh hingga akhirnya warga memberhentikan sebuah mobil untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit.
Salah seorang saksi lainnya, Harry, menyebut korban melaju dari arah selatan ke utara. Tepat di depan Kantor Pos Mojosongo leher korban tersayat benang layangan. Menurutnya, korban langsung terjatuh dan leher korban terluka parah. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak mampu diselamatkan.
Ia mengatakan korban yang merupakan montir bengkel di kawasan Mojosongo tengah mencoba sepeda motor itu. Saat korban melaju dari arah selatan ke utara, senar gelas layangan melintang.
"Senar itu mengenai leher korban hingga dia terjatuh ke badan jalan. Memang senarnya sangat tipis dan tidak terlihat," kata Kasatlantas Polresta Solo Kompol Arfian Satya Permadi yang mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Andy Rifai.
Ia menambahkan korban langsung dievakuasi ke rumah sakit karena luka cukup parah. Namun, karena sayatan juga mengenai pembuluh darah, korban akhirnya meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.
Donald Trump menyebut perundingan AS dan Iran dimulai Senin. Pembahasan mencakup Selat Hormuz dan program nuklir Teheran.
AS dan Jepang berkolaborasi mengintervensi pasar valuta asing untuk menghentikan pelemahan yen yang sempat menyentuh level terendah dalam 40 tahun.
Sebanyak 23 calon hakim agung dan ad hoc MA mengikuti wawancara tahap akhir seleksi KY pada 3-7 Agustus 2026.
Transformasi BUMN di Bawah Danantara Perkuat Layanan Publik, Telkomsel Tumbuh Sehat di Semester I 2026
Sensus Ekonomi 2026 menjadi dasar penyusunan kebijakan penguatan pariwisata Kota Jogja melalui data usaha, UMKM, investasi, dan tenaga kerja.