Advertisement
Hasil Survei: Masyarakat Akan Tinggalkan Transportasi Umum Seusai Pandemi Virus Corona
Bus transjakarta sepi penumpang di Cibubur, Jakarta, Selasa (17/3/2020). - JIBI/Bisnis.com/Abdurachman
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Survei Institute for Business Value (IBM) terhadap 14.000 orang mengungkapkan sejumlah orang berencana menggunakan kendaraan pribadi lebih banyak dibandingkan angkutan umum setelah pandemi Covid-19.
Dilansir dari Popular Mechanics, Minggu (24/5/2020) memberikan gambaran sekilas tentang bagaimana orang akan menggunakan transportasi, ketika dunia kembali beraktivitas normal dan mulai beradaptasi dengan virus.
Advertisement
Secara keseluruhan, survei menunjukkan orang-orang mempertimbangkan kembali cara mereka dalam bepergian dengan transportasi umum, layanan perjalanan, dan transportasi pribadi.
“IBM mensurvei 14.000 orang pada April, dan lebih dari 17 persen mengatakan bahwa mereka berniat untuk menggunakan kendaraan pribadi mereka lebih sering karena Covid-19,” tulis laporan tersebut.
Sebanyak 20 persen orang yang sebelum pandemi rajin menggunakan angkutan umum, seperti kereta bawah tanah, atau kereta api, mengatakan tidak lagi akan melakukannya. Sementara itu, 28 persen lainnya mengatakan bakal lebih jarang menggunakannya.
Chris Bryant dalam Bloomberg Opinion berasumsi bahwa pembelian mobil akan menjadi lebih menarik sebagai cara untuk mengisolasi secara sosial daripada menggunakan transportasi umum.
Di China, Penjualan mobil kembali bangkit setelah pemerintah setempat memulai kembali kegiatan bisnis dan memberikan sejumlah stimulus, sehingga memicu pemulihan industri otomotif dari dampak virus corona.
Di sisi lain peningkatan penjualan itu juga didukung oleh sejumlah pernyataan dari para produsen mobil global. Volkswagen AG, misalnya, menyebutkan penjualan di China mulai meningkat karena masyarakat mulai menghindari penggunaan transportasi publik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Indonesia Pilih Tak Jadi Co-Sponsor Resolusi Konflik Iran vs AS-Israel
- KPK Sita Rp610 Juta dari Pungli THR Bupati Cilacap
- Suara Ibu Indonesia Desak Negara Lindungi Aktivis dari Teror Air Keras
- Menhub Imbau Pemudik Pilih Jalur Aman Bencana dan Pantau Cuaca
- Kedubes Iran di Jakarta Santuni 200 Pelajar Kenang Tragedi Kota Minab
- Pungli THR Bupati Cilacap Ternyata Sudah Berlangsung Sejak 2025
- Mobil Daihatsu Zebra di Magetan Hangus Terbakar di Teras Rumah
Advertisement
Advertisement









