4 Prajurit TNI Penganiaya Serda Ahmad Sempat Beri Kabar Bohong Korban Kecelakaan
Empat prajurit TNI AU ditahan terkait dugaan penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad Muzammil Farisa, 22, meninggal dunia.
Seorang warga membersihkan sampah setelah dijatuhi hukuman sosial karena tidak mengenakan masker saat terjaring razia penindakan pelanggaran aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Satpol PP di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (15/5/2020). Pemprov DKI Jakarta memberlakukan sanksi sosial terhadap pelanggar PSBB dengan memakaikan rompi bertuliskan pelanggar PSBB sembari membersihkan fasilitas umum./Antara-Indrianto Eko Suwarso
Harianjogja.com, JAKARTA--Pelonggaran dan wacana pelonggaran pengendalian penularan virus corona (Covid-19) dinilai bisa menjerumuskan rakyat ke jurang kematian.
Pendiri INDEF Prof. Didik J Rachbini mengatakan pelonggaran dan wacana pelonggaran yang tidak berhati-hati tanpa pertimbangan data yang cermat sama dengan masuk ke dalam jurang kebijakan herd immunity. Yang kuat sukses sehat, yang lemah tewas.
"Baru wacana saja sudah semakin tidak tertib dan PSBB dilanggar secara massal di berbagai kota di Indonesia tanpa bisa diatur secara tertib oleh pemerintah," jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (19/5/2020).
Menurutnya keadaan tersebut terjadi karena pemerintah menjadi masalah kedua setelah masalah Covid-19 itu sendiri. "Presiden harus berhati-hati dan bertanggung jawab terhadap pelonggaran dan wacana pelonggaran yang sudah salah kaprah dan ditanggapi terserah saja oleh publik dan masyarakat luas," ujarnya.
Adapun Pakar Epidemiologi dari Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono mengatakan khawatir pada upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang tidak optimal karena penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidak berjalan secara konsisten.
“Kebijkan yang tumpang tindih di antara anak buahnya pak Jokowi itu yang membuat sulit dan masyarakat cendrung tidak patuh,” kata Pandu melalui sambungan telepon kepada Bisnis, Jakarta, pada Selasa (19/5/2020).
Hal itu, jelas dia, membuat upaya untuk segera pulih dari pandemi Covid-19 bakal membutuhkan waktu yang lebih lama lagi.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat jumlah orang dalam pemantauan pada Selasa (19/5/2020) mencapai 45.300 orang, sedangkan pasien dalam pengawasan mencapai 11.891 orang.
Adapun penambahan kasus baru pasien positif virus Corona atau Covid-19 di Indonesia, sebanyak 486 orang, sehingga total pasien terkonfirmasi Covid-19 menjadi 18.496 kasus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Empat prajurit TNI AU ditahan terkait dugaan penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad Muzammil Farisa, 22, meninggal dunia.
Jadwal DAMRI dari YIA Sabtu 20 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan Jogja dan Sleman dengan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 20 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.