Anies Sebut 60 Persen Warga Jakarta Taat untuk Tinggal di Rumah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. - Antara
17 Mei 2020 07:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim 60% warga DKI Jakarta menaati anjuran untuk tetap berada di rumah karena pandemi Covid-19. Data tersebut berdasarkan riset Fakultas Kesehatan Masyarakat UI mulai pertengahan Maret 2020.

"Pertengahan Maret data mobilitas penduduk yang dikumpulkan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat UI menunjukan angka lonjakan orang di rumah hingga 60 persen," ujar Anies lewat video streaming, Sabtu (16/5/2020).

Kendati demikian Anies belum puas. Ia menargetkan 80 persen masyarakat harus berada di rumah selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sisanya 20% lagi adalah mereka yang diizinkan berada di luar rumah karena bekerja di bidang pangan, energi, telekomunikasi dan keuangan.

"Kami targetkan 80 persen, nah yang 20 persen ini orang-orang yang berkegiatan esensial, bidang pangan, kesehatan energi, telecommunication, finance itu 20 persen," ucap dia.

Anies juga menuturkan bahwa selain 60 persen warga yang taat berdiam di rumah, juga ada penurunan jumlah pengguna moda transportasi umum di Ibu Kota seperti MRT dan Transjakarta.

"MRT itu penumpangnya tinggal lima persen, praktis enggak ada yang naik MRT. Tidak sampai 5.000 orang per hari, padahal biasanya 100.000 orang per hari. Kereta api nampak padat tinggal 10-15 persen, Transjakarta juga begitu, kendaraan umum drop. Ini menggambarkan masyarakat secara umum taat," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Suara.com dengan judulĀ Gubernur Anies: 60 Persen Warga Jakarta Taat Tinggal di Rumah.

Sumber : Suara.com