Advertisement
PSBB Dinilai Efektif Tekan Penyebaran Covid-19, Ini Indikasinya
RSUP H. Adam Malik menjadi rumah sakit rujukan penanganan Covid-19. - JIBI/Bisnis.com/Istimewa/RSUP H. Adam Malik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut hampir semua provinsi yang menetapkan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mengalami penurunan jumlah pasien Covid-19 yang diopname secara signifikan.
Doni menyatakan kondisi penurunan jumlah pasien rawat inap ini terjadi baik di rumah sakit rujukan Kementerian Kesehatan maupun rumah sakit yang telah ditetapkan oleh pemerintah provinsi.
Advertisement
“Ini menunjukkan kabar gembira karena pada minggu pertama, kedua, dan ketiga, sejak pemerintah memutuskan status darurat kesehatan, hampir semua rumah sakit di kota-kota besar terutama di pulau Jawa mengalami peningkatan, sehingga banyak sekali saudara-saudara kita yang tidak sempat mendapatkan perawatan,” kata Doni usai rapat terbatas evaluasi PSBB dengan Presiden Joko Widodo melalui telekonferensi, Selasa (12/5/2020).
Dia menjabarkan bahwa, utilitas rumah sakit yang menangani pasien virus Corona atau Covid-19 di DKI Jakarta kurang dari 60 persen dari kapasitas. Kemudian Sumatra Barat pun melaporkan hal serupa.
“Yang kami catat di sini, pasien di RSUP M Jamil Padang berjumlah 46 orang dari jumlah bed yang tersedia yaitu 112 bed,” jelas Doni.
Begitu pula dengan RS Hasan Sadikin, Bandung, Jawa Barat. Saat ini kapasitas pasien Covid-19 yang terpakai hanya 22,2 persen atau 30 orang dari total 135 kasur yang tersedia.
Sementara itu, Presiden Jokowi memberikan apresiasi kepada seluruh kepala daerah yang telah berkerja keras untuk menekan laju penambahan pasien baru di masing-masing daerah. Hal ini termasuk pula meningkatkan pasien sembuh yang pada akhirnya dapat mengurani potensi kematian akibat kekurangan fasilitas rumah sakit.
Doni juga menegaskan bahwa Presiden menekankan untuk tetap menaati protokol kesehatan, seperti, jaga jarak, memakai masker, dan cuci tangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Motif Ekonomi, Pelaku Pencurian Anjing di Sleman Minta Maaf
Advertisement
10 Destinasi Terfavorit di Sleman Selama Libur Nataru, Ini Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Pengamat UGM: Ketegangan AS-Venezuela Tak Berdampak ke RI
- Pemkab Bireuen Bangun 1.000 Huntap Korban Banjir dan Longsor
- Faktor Pergerakan Wisatawan di Sleman saat Nataru, Lava Tour Favorit
- Operasi AS di Venezuela: 75 Orang Tewas Saat Tangkap Maduro
- Libur Nataru, 13.111 WNA Pilih Kereta Api di Jogja
- Profil Lucao, Nilai Pasar Rp3,4 M Perkuat Lini Belakang PSS
- Kemenhut Tegaskan Tak Ada Penggeledahan oleh Kejagung
Advertisement
Advertisement



