PSBB Dinilai Efektif Tekan Penyebaran Covid-19, Ini Indikasinya

RSUP H. Adam Malik menjadi rumah sakit rujukan penanganan Covid-19. - JIBI/Bisnis.com/Istimewa/RSUP H. Adam Malik
12 Mei 2020 19:27 WIB Muhammad Khadafi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut hampir semua provinsi yang menetapkan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mengalami penurunan jumlah pasien Covid-19 yang diopname secara signifikan.

Doni menyatakan kondisi penurunan jumlah pasien rawat inap ini terjadi baik di rumah sakit rujukan Kementerian Kesehatan maupun rumah sakit yang telah ditetapkan oleh pemerintah provinsi.

“Ini menunjukkan kabar gembira karena pada minggu pertama, kedua, dan ketiga, sejak pemerintah memutuskan status darurat kesehatan, hampir semua rumah sakit di kota-kota besar terutama di pulau Jawa mengalami peningkatan, sehingga banyak sekali saudara-saudara kita yang tidak sempat mendapatkan perawatan,” kata Doni usai rapat terbatas evaluasi PSBB dengan Presiden Joko Widodo melalui telekonferensi, Selasa (12/5/2020).

Dia menjabarkan bahwa, utilitas rumah sakit yang menangani pasien virus Corona atau Covid-19 di DKI Jakarta kurang dari 60 persen dari kapasitas. Kemudian Sumatra Barat pun melaporkan hal serupa.

“Yang kami catat di sini, pasien di RSUP M Jamil Padang berjumlah 46 orang dari jumlah bed yang tersedia yaitu 112 bed,” jelas Doni.

Begitu pula dengan RS Hasan Sadikin, Bandung, Jawa Barat. Saat ini kapasitas pasien Covid-19 yang terpakai hanya 22,2 persen atau 30 orang dari total 135 kasur yang tersedia.

Sementara itu, Presiden Jokowi memberikan apresiasi kepada seluruh kepala daerah yang telah berkerja keras untuk menekan laju penambahan pasien baru di masing-masing daerah. Hal ini termasuk pula meningkatkan pasien sembuh yang pada akhirnya dapat mengurani potensi kematian akibat kekurangan fasilitas rumah sakit.

Doni juga menegaskan bahwa Presiden menekankan untuk tetap menaati protokol kesehatan, seperti, jaga jarak, memakai masker, dan cuci tangan.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia