Krisna Septiana Lolos Final Asian Games 2026, Ini Sistem Kualifikasi Kano Slalom
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. /Ist-Youtube BNPB Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA-- Hingga saat ini pemerintah belum bisa memastikan kapan pandemi virus corona ini akan berakhir di tanah air. Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengakui prediksi pandemi berakhir Juli bukan sebuah kepastian.
Menurut Yuri, cepat lambatnya penanganan pandemi corona ini tidak bisa jika hanya bergantung kepada tindakan pemerintah, tetapi juga bergantung pada masyarakat yang harus disiplin mengikuti aturan yang ditetapkan.
"Adalah pertanyaan paling sulit kalau ditanya kapan kalau variabel untuk mencapai ini tidak berada pada satu sisi atau satu kelompok, ini adalah permasalah kita bersama," kata Yuri dalam diskusi virtual Crosscheck dari Medcom, Minggu (3/5/2020).
Terkait prediksi Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo yang menyebut Juli Indonesia akan kembali normal, Yuri menyebut pernyataan itu berdasarkan kepada permodelan yang dibuat oleh tim pakar sehingga bukan sebuah kepastian.
"Ini statement yang mengacu kepada perhitungan-perhitungan para pakar, ini sesuatu yang bagus karena ini tantangan menurut saya, ini bukan sebuah janji tetapi sebuah tantangan bersama bagi masyarakat," ujar Yuri menerangkan.
Untuk membukti tantangan tersebut, Yuri menyatakan, bahwa pentingnya disiplin masyarakat dalam melakukan anjuran dan aturan pemerintah terkait penanganan covid-19 seperti wajib masker, rajin cuci tangan, jangan sering menyentuh muka, dan jaga imunitas, tidak mudik dan sebisa mungkin tetap di rumah saja.
"Tantangan ini, masyarakat kita ajak, mari bisa enggak kita selesaikan ini di bulan Juni, karena kan Juni akan kita selesaikan, asal.. nah masih ada asalnya, ada syarat dan ketentuan yang berlaku," tegasnya.
Sebelumnya, usai rapat internal bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui konferensi video, Senin (27/4/2020). Doni Monardo menyebut Indonesia akan bebas dari corona pada Juli.
Prediksi itu didapat dengan syarat melakukan tes yang masif selama April dan Mei kemudian menekankan masyarakat untuk lebih disiplin.
"Aparat supaya bisa lebih tegas agar pada bulan Juni yang akan datang kita mampu menurunkan kasus covid di Indonesia, sehingga pada bulan Juli kita sudah bisa mulai mengawali hidup normal kembali," kata Doni, Senin (27/4/2020)
Diketahui, jumlah kasus corona di Indonesia masih terus bertambah, per Sabtu (2/5/2020) jumlah pasien positif mencapai 10.843 orang, 1.665 pasien dinyatakan sembuh, dan 831 orang meninggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Warga Villa Banguntapan Asri 3 meminta kolam koi ditutup dan menagih tindak lanjut Satpol PP Bantul atas rekomendasi OPD.
Askab PSSI Sleman, PSS Sleman, dan Carrick Rangers FC menggagas Global Pathway untuk membuka peluang pemain muda berlatih di Eropa.
Kemendikdasmen memperkuat pendidikan Pancasila melalui deep learning, budaya sekolah, ekstrakurikuler, pembiasaan, dan pengalaman nyata siswa.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut positif setiap kritik, saran, and laporan masyarakat terkait pelayanan publik.