Atasi Corona, Gaji Pejabat Hong Kong Dipotong 20%

Seorang pejalan kaki berjalan melewati papan elektronik yang menampilkan angka harga saham di luar kompleks Exchange Square di Hong Kong. - Justin Chin/Bloomberg
13 April 2020 07:07 WIB Reni Lestari News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Gaji pejabat senior pemerintah Hong Kong dipotong 20% sebagai upaya untuk mengendalikan Covid-19 di negara tersebut. Sekretaris Keuangan Paul Chan mengatakan jumlah tersebut merupakan akumulasi dari pemotongan sukarela dan sumbangan yang sebelumnya diumumkan.

Dilansir Bloomberg, Minggu (12/4/2020), sebagian dari pendapatan telah disumbangkan ke Community Chest of Hong Kong, sebuah organisasi amal. Chan mengatakan sisanya akan disumbangkan ke kas pemerintah.

Dalam sebuah siaran di radio lokal, Chan mengatakan pihaknya tidak memiliki rencana untuk menghapus langkah-langkah properti yang diperkenalkan tahun lalu yang bertujuan untuk mendinginkan pasar real estat.

Pekan lalu, Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam mengumumkan paket stimulus baru senilai sekitar 137,5 miliar dolar Hong Kong (US$17,7 miliar) untuk mendukung ekonomi yang memburuk akibat wabah virus corona.

Pengeluaran tambahan itu berjumlah sekitar 9,5 persen dari produk domestik bruto dan hampir dua kali lipat dari defisit anggaran yang diproyeksikan Hong Kong untuk tahun fiskal 2020-2021.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia