Advertisement
PBNU Minta Silaturahmi Lebaran 2020 Lewat Online
Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyalami warga satu per satu saat open house syawalan Lebaran 2019 di Kompleks Kantor Gubernur DIY, Senin (10/6/2019) - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - PBNU melalui Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah PBNU, Robikin Emhas, meminta seluruh umat muslim di Indonesia mengurungkan niatnya mudik ke kampung halamannya pada musim Lebaran tahun 2020, mengingat pandemi Covid-19 semakin merebak.
Menurut dia, niat mudik untuk bersilaturahmi dengan sanak famili saat menyambut Hari Raya Idul Fitri nanti sebaiknya cukup melalui daring (online) saja sehingga bisa membantu pemerintah menanggulangi penyebaran Covid-19.
Advertisement
"Ya silaturahmi bisa dilangsungkan melalui daring. Lewat video call aja. Sekarang sarana telekomunikasi sudah luar biasa bagus. Pasti dalam keluarga ada yang megang telepon pintar," ujarnya kepada Okezone, Sabtu (28/3/2020).
Ia menyebut, bila seseorang tetap memaksakan mudik, dikhawatirkan nanti mereka malah membawa musibah kepada keluarganya di kampung yang tidak terpapar Covid-19. Sebab, tak ada yang bisa memastikan kondisi kesehatan para pemudik ketika menempuh perjalanan jauh.
"Kalau itu yang terjadi, justru dia pulang tidak membawa kebahagiaan dengan keluarga dan lingkungannya, tapi justru membawa penyakit dan musibah. Jangan sampai justru membawa derita di tengah keluarga," ujarnya.
Ia menjelaskan, hukum mudik dalam Islam itu hanya sebatas sunnah. Oleh karenanya, ibadah itu tak dilaksanakan terlebih dahulu pada tahun ini demi menekan penyebaran virus corona.
"Di tengah wabah Covid-19 diharapkan agar masyarakat muslim mematuhi anjuran pemerintah untuk tidak mudik," katanya.
Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menjelaskan, mudik di tengah pandemi virus corona atau Covid-19, memiliki risiko yang sangat tinggi terkait penyebarannya.
"Kami sarankan hati-hati sebisa-bisanya mudik ditunda sampai kondisi baik. Ini jadi perhatian pemerintah karena kami tidak mau kasus bertambah," kata Yuri sapaan akrabnya dalam konferensi pers live streaming di Gedung Graha BNPB, Jakarta, kemarin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Uang Hajatan Warga Playen Rp15 Juta Digasak Saat Acara Berlangsung
Advertisement
Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!
Advertisement
Berita Populer
- Pendaftar Kampus di Jogja Membludak, UGM-UII Catat Kenaikan Signifikan
- Salah Administrasi Desa Tak Boleh Berujung Pidana
- Jadwal KRL Solo-Jogja 20 April 2026, Cek Jam Berangkat Terbaru
- Tanpa Perluasan Lahan, TPST Modalan Bantul Tingkatkan Daya Olah
- Strategi DIY Tekan Anak Putus Sekolah, Libatkan Desa
- Jadwal KRL Jogja-Solo 20 April 2026, Berangkat dari Tugu ke Palur
- Bikin Baper! Justin Bieber Peluk Billie Eilish di Panggung Coachella
Advertisement
Advertisement







