Advertisement
Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia di Solo Tambah 1
Ilustrasi mayat - Ist/Okezone
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO - Kasus pasien positif Covid-19 meninggal dunia di RSUD Dr Moewardi Solo bertambah satu.
Melansir Solopos.com yang memantau situs resmi Corona Pemprov Jateng, corona.jatengprov.go.id, Selasa (24/3/2020) malam, jumlah pasien positif Corona yang meninggal di RSUD Dr Moewardi Solo menjadi tiga orang.
Advertisement
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait asal usul pasien positif Covid-19 yang meninggal di RSUD Dr Moewardi Solo itu. Dengan ada penambahan data tersebut, total pasien positif Covid-19 yang meninggal di RSUD Dr Moewardi Solo menjadi tiga orang.
Total jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal di Jateng kini menjadi empat orang. Tiga di RSUD Dr Moewardi Solo dan satu lainnya di RSUD Dr Kariadi Semarang.
Sebelumnya, dua pasien positif Covid-19 di RSUD Dr Moewardi Solo yang meninggal dunia terkait klaster seminar di Bogor 25-28 Februari 2020. Pasien pertama adalah laki-laki 59 tahun warga Semanggi, Pasar Kliwon yang meninggal dunia pada Rabu (12/3/2020) lalu.
Pasien kedua dalah perempuan 49 tahun warga, Tawangrejo, Jatipurno, Wonogiri, yang meninggal pada Selasa (17/3/2020). Dia juga ikut dalam rombongan ke seminar Bogor.
Belum diketahui siapa pasien ketiga yang meninggal dunia, apakah termasuk klaster seminar Bogor atau pasien lainnya. Saat ini, ada empat pasien yang dirawat di RSUD Dr Moewardi. Berikut daftar pasien virus corona di RSUD Moewardi, dua di antaranya sudah meninggal dunia sebelum kematian ketiga.
1. P1 (MD): laki-laki, 59, Semanggi-Pasar Kliwon --> klaster Bogor
2. P2 (Dirawat): laki-laki, 58, Kadipiro, (tinggal di Mojosongo, Jebres) --> klaster Bogor
3. P3 (MD): perempuan, 49, Tawangrejo-Jatipurno-Wonogiri --> klaster Bogor
4. P4 (guide asal Bali): laki-laki warga Bali ada pekerjaan di Solo --> klaster belum diketahui
5. P5 (Istri P2): perempuan, Mojosongo, Jebres
6. P6 asal Grogol (diumumkan positif tapi belum ada data pasien)
Sementara itu, hingga Selasa (24/3/2020) sore, total pasien positif Covid-19 di Solo ada enam orang. Di Solo juga terdapat 69 orang dalam pemantauan (ODP) dan 22 pasien dalam pengawasan (PDP) Corona.
Total kasus Corona di Jateng adalah 19 orang yang tersebar di berbagai wilayah.
Sebanyak 15 orang menjalani isolasi masing-masing tiga di RSUD Dr Moewardi Solo, lima di RSUD Dr Kariadi Semarang, satu di RSUD Tidar Magelang, tiga di RS Telogorejo Semarang, satu di RS Wongso Negoro Semarang, satu di RSUD Kraton Pekalongan, dan satu di RS Margono Purwokerto.
Secara nasional ada penambahan kasus Corona baru di Tanah Air. Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengatakan ada penambahan 107 orang yang terinfeksi corona per Selasa (24/3/2020) sehingga total orang terinfeksi adalah 686 orang.
"Dari kajian data yang kita dapat dari 23 Maret 2020, 12.00 WIB hingga hari ini 24 Maret, 12.00 WIB. Ada penambahan kasus baru konfirmasi positif sebanyak 107 kasus sehingga total ada 686 kasus positif. Ini adalah angka akumulasi sejak dari awal pemeriksaan. Tidak ada penambahan kasus sembuh. Ada penambahan kasus meninggal sebanyak tujuh orang sehingga kasus meninggal 55," kata lelaki yang akrab disapa Yuri ini saat konferensi pers, Selasa (24/3/2020).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Iran Memanas, Reza Pahlavi Ungkap Peta Jalan Transisi
- Kisah Inspiratif: Penjual Es Kelapa Daftarkan 24 Keluarga untuk Haji
- BPBD Bantul Pastikan Tak Ada Pengungsi Dampak Cuaca Ekstrem
- Cucu Soeharto, Darma Mangkuluhur Resmi Menikah
- DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
Advertisement
Hujan dan Angin Terjang Sleman, 28 Pohon Tumbang di 11 Kapanewon
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Bantul Percepat Mekanisasi Pertanian lewat 17 Bantuan Alsintan
- Herdman Jadikan Piala AFF 2026 Ajang Uji Kedalaman Timnas
- Daftar Makanan Pahit yang Terbukti Baik untuk Menjaga Kesehatan
- KPK Geledah Kantor DJP Kemenkeu Terkait Kasus Suap Pajak
- KPK Periksa Aizzudin PBNU dalam Kasus Kuota Haji Yaqut
- Trump Umumkan Tarif 25 Persen untuk Negara yang Berbisnis dengan Iran
- Longsor Gedangsari Putus Akses Warga, BPBD Siapkan Alat Berat
Advertisement
Advertisement




