Advertisement

Eks Pengawal Maduro Diangkat Jadi Menteri di Venezuela

Jumali
Selasa, 13 Januari 2026 - 19:17 WIB
Jumali
Eks Pengawal Maduro Diangkat Jadi Menteri di Venezuela Kapten Juan Escalona - X

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Penunjukan Kapten Juan Escalona sebagai Menteri Kantor Kepresidenan menegaskan konsolidasi kekuasaan Delcy Rodriguez pascaserangan bom di Caracas. Selain itu, penunjukan mantan pengawal Presiden Nicolas Maduro ini menandai perombakan kabinet perdana di bawah kendali Rodriguez.

Escalona kini mengemban tugas krusial untuk mengelola agenda pemimpin negara serta melakukan koordinasi antarlembaga. Penunjukan ini dilakukan di tengah tekanan diplomatik dari Washington terkait akses sumber daya minyak Venezuela.

Advertisement

Berdasarkan laporan AFP, Kapten Juan Escalona memiliki rekam jejak panjang di lingkaran kekuasaan Venezuela. Ia merupakan mantan ajudan Hugo Chavez yang kemudian menjadi bagian inti tim keamanan Maduro.

Kehadiran Escalona dalam rapat kabinet pekan lalu sekaligus mematahkan rumor yang menyebut dirinya tewas dalam serangan bom Amerika Serikat di Caracas pada 3 Januari lalu. Serangan tersebut diketahui menewaskan sekitar 55 anggota tim keamanan, termasuk 32 personel asal Kuba yang bertugas melindungi Maduro.

Escalona sendiri sebelumnya sempat ditangkap bersama istri Maduro, Cilia Flores, saat serangan udara berlangsung. Saat ini, Nicolas Maduro dan Cilia Flores tengah berada di penjara New York untuk menjalani persidangan atas tuduhan perdagangan narkoba—tuduhan yang dibantah keras oleh keduanya.

Dalam perombakan ini, Rodriguez tidak hanya menunjuk Escalona, tetapi juga melakukan rotasi strategis lainnya:

- Kepala Pengawal Presiden: Rodriguez mengganti pucuk pimpinan unit kontra-intelijen.

- Sektor Ekonomi: Penunjukan czar ekonomi baru untuk menavigasi krisis.

- Menteri Lingkungan: Jabatan ini kini dipercayakan kepada perwira militer, Anibal Coronado.

Sinyal Komunikasi dari Washington

Melalui unggahan di Telegram, Rodriguez memuji kesetiaan serta pengalaman luas yang dimiliki Escalona. Langkah politik ini diambil saat kondisi internal Venezuela sedang menjadi sorotan dunia.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyatakan "bertanggung jawab" atas situasi di Venezuela. Trump mengisyaratkan kesediaannya untuk bekerja sama dan membuka peluang pertemuan langsung dengan Delcy Rodriguez guna membahas masa depan negara kaya minyak tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Musim Hujan Rawan Leptospirosis, 13 Warga Bantul Meninggal di 2025

Musim Hujan Rawan Leptospirosis, 13 Warga Bantul Meninggal di 2025

Bantul
| Selasa, 13 Januari 2026, 21:07 WIB

Advertisement

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Wisata
| Selasa, 13 Januari 2026, 16:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement