Advertisement
Gegara Corona, Banyak Agenda di Solo Batal & Kegiatan Sekolah Libur 14 Hari
Simulasi penanganan pasien terjangkit virus Corona di RSUD dr. Moewardi Solo, Minggu (31/1/2020). - Solopos/Wahyu Prakoso
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO - Meninggalnya satu pasien positif virus Corona (Covid-19) di RSUD dr. Moewardi, Rabu (11/3/2020) lalu membuat pemerintah setempat mengambil langkah tegas sebagai upaya pencegahan penyebaran virus mematikan itu. Dalam dunia pendidikan, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengumumkan semua sekolah jenjang SD dan SMP termasuk madrasah di Solo libur selama 14 hari mulai Senin (16/3/2020).
Sekolah-sekolah di Solo libur, para siswa diharapkan belajar di rumah masing-masing. Wali Kota mengatakan kebijakan ini bisa diperpanjang menyesuaikan dengan perkembangan situasi.
Advertisement
"Untuk jenjang SMA tetap masuk karena sedang ada ujian," kata Rudy, sapaan akrab Wali Kota, kepada wartawan, Jumat (13/3/2020).
Selain meliburkan sekolah, Pemkot juga menunda sejumlah agenda yang akan digelar dalam waktu dekat. Agenda itu di antaranya Solo Culinary Festival, Solo 24 Jam Menari, Pocari Run, Musrenbang, pertunjukan wayang orang tiap Sabtu, car free day, dan lomba kelurahan.
Tak hanya itu, sejumlah tempat wisata dan tempat berkumpul massa ditutup termasuk Taman Sriwedari. "Transportasi untuk wisata juga tidak beroperasi," imbuh Rudy.
Sementara itu, Polresta Solo juga menetapkan kebijakan setop perizinan acara-acara yang mendatangkan massa dalam jumlah besar di Kota Bengawan tersebut.
Kebijakan itu berlaku selama 14 hari. Kapolresta Solo Kombes Pol. Andy Rivai juga menyarankan agar pertandingan sepak bola ditunda.
"Tadi kan sudah disampaikan oleh Bu Ning [Kepala DKK Solo Siti Wahyuningsih] masih di-tracking pasien itu sebelumnya interaksi dengan siapa saja. Jadi tunggu 14 hari apakah ada kasus baru atau tidak," kata dia.
Sebelumnya, panitia Solo 24 Jam Menari sudah lebih dulu mengumumkan pembatalan acara yang sedianya digelar 11-12 April 2020. Agenda tahunan itu dibatalkan untuk mencegah penyebaran virus Corona. Acara ini dipastikan akan menyedot massa dalam jumlah besar.
Seperti diberitakan, satu pasien positif corona meninggal saat menjalani isolasi di RSUD dr. Moewardi Solo, Rabu (11/3/2020). Selain itu saat ini masih ada dua pasien yang diisolasi, satu di antaranya positif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Polda DIY Siagakan di GT Purwomartani, Antisipasi Antrean Mengular
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Borneo FC vs Persib Bandung, Duel Penentu Puncak Klasemen
- UEA Larang Rekam Dampak Serangan Militer, Pelanggar Terancam Penjara
- Penipuan Digital Tembus 432 Ribu Kasus, Dokumen Palsu Marak
- Persija vs Dewa United, Macan Kemayoran Wajib Menang
- KPK: Jika Tak Tertangkap, Bupati Cilacap Berpotensi Memeras Lagi
- Idulfitri 1447 H di Australia Ditetapkan Jatuh pada 20 Maret 2026
- Tanpa Messi, Inter Miami Ditahan Imbang Charlotte, Mascherano Diusir
Advertisement
Advertisement








