Advertisement
Korban Virus Corona Semakin Banyak, 21 WNI Dipulangkan dari China Hari Ini
Aktivitas petugas medis saat menangani pasien virus Corona di rumah sakit di Wuhan, Cina, 25 Januari 2020. - THE CENTRAL HOSPITAL OF WUHAN VIA WEIBO via REUTERS
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Wabah virus Corona yang semakin banyak menelan korban jiwa mendorong dipulangkannya sebanyak 21 WNI dari China.
Sebanyak 21 Warga Negara Indonesia (WNI) telah dipulangkan dari China pada Senin pagi dan dijadwalkan tiba di Jakarta pada sore atau malam ini, menyusul terus meningkatnya dampak dari wabah virus corona di Negeri Tirai Bambu.
Advertisement
"Kami baru memfasilitasi juga bersama-sama dengan pemerintah daerah terkait memulangkan 21 orang dari Bandara Beijing. Jadwalnya hari ini sampai," ujar Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun saat telekonferensi pers dari Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/2/2020).
Djauhari memastikan 21 WNI yang pulang ke Tanah Air dalam kondisi sehat. Seluruh WNI tersebut sebelumnya sudah menjalani prosedur pemeriksaan kesehatan dari otoritas kesehatan China.
BACA JUGA
Setibanya di Indonesia, sebanyak 21 WNI tersebut juga akan menjalani protokol kesehatan termasuk pengawasan dari Dinas Kesehatan daerah asal WNI tersebut, dan juga dari Kementerian Kesehatan.
Di kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah juga memastikan sebanyak 21 WNI telah dinyatakan sehat oleh otoritas China.
Mereka juga berasal dari daerah di China yang tidak terkena status locked down atau terisolasi. Oleh karena status sehat tersebut, mereka diizinkan untuk keluar dari wilayah China.
"Mereka sudah menjalani proses pemeriksaan kesehatan sebelum meninggalkan China dan dinyatakan sehat," ujar Teuku.
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Anung Sugihantono menjelaskan tidak akan ada observasi khusus bagi WNI yang pulang dari China, seperti halnya dengan 243 WNI yang diobservasi di Natuna, Kepulauan Riau.
Pada 1 Februari 2020, pemerintah mengevakuasi 243 WNI dari Provinsi Hubei, China, ke Tanah Air. Namun, sebelum berbaur dengan masyarakat, sebanyak 243 WNI tersebut harus dikarantina di Natuna. Hal itu dikarenakan Provinsi Hubei merupakan episentrum penyebaran virus corona.
Namun, Kemenkes tetap mengawasi ke-21 WNI tersebut dalam jangka waktu tertentu.
Setelah tiba di Indonesia, nantinya 21 WNI tersebut akan kembali ke daerah asal mereka. Oleh karena itu Kementerian Kesehatan (Kemkes) pun telah melakukan penyuluhan kepada pemerintah daerah dan dinas kesehatan untuk mengawasi ke-21 WNI itu.
"Mereka yang akan tiba malam ini, akan dipantau menggunakan health card," ujar Anung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IAEA Kecam Serangan Dekat PLTN Iran, Peringatkan Risiko Nuklir
- Serangan AS-Israel Tewaskan 5 Tentara Iran di Ardabil
- Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
Advertisement
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Event Jogja April: Malam Ini, Guyon Waton dan NDX di Kridosono
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Viral Meteor Langit di Lampung, Ini Fakta Sebenarnya
- Sultan HB X Minta Pengusutan Gugurnya Tiga Prajurit TNI
- Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
- Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
- Lengkap! Jadwal Misa Paskah 2026 di Jogja, Sleman dan Bantul
Advertisement
Advertisement








