Advertisement

Mudik Gratis 2026 Dibuka 1 Maret, Kuota 15.834 Penumpang Bus

Newswire
Rabu, 25 Februari 2026 - 15:37 WIB
Maya Herawati
Mudik Gratis 2026 Dibuka 1 Maret, Kuota 15.834 Penumpang Bus Mudik bareng. - Ilustrasi - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Program mudik gratis Kementerian Perhubungan (Kemenhub) 2026 menyediakan 401 unit bus dengan kuota 15.834 penumpang untuk arus mudik dan balik Lebaran. Pendaftaran mudik gratis dibuka mulai 1 Maret 2026 secara daring hingga kuota terpenuhi.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub menyiapkan ratusan armada bus untuk mendukung kelancaran angkutan Lebaran 2026 melalui program mudik gratis bagi masyarakat. Selain transportasi penumpang, pemerintah juga menyediakan fasilitas pengangkutan sepeda motor bagi pemudik tertentu.

Advertisement

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, mengatakan total kapasitas program mudik gratis tersebut mencapai 15.834 penumpang yang mencakup perjalanan arus mudik maupun arus balik.

"Pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 1 Maret 2026 secara online melalui laman nusantara.kemenhub.go.id. Pendaftaran akan ditutup ketika seluruh kuota telah terpenuhi," kata Aan di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Program mudik gratis Kemenhub 2026 melayani 34 kota tujuan di 10 provinsi, di antaranya Palembang, Lampung, Bengkulu, Padang, Medan, Aceh, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Kuningan, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, Purwokerto, Tegal, Pekalongan, Demak, Boyolali, Klaten, Pati, Blora, Cilacap, Wonosobo, Kebumen, Magelang, Wonosari, Jepara, Sragen, Madiun, Surabaya, Tuban, Malang, hingga Tulungagung.

Sementara itu, arus balik akan diberangkatkan dari 12 kota di delapan provinsi, yaitu Kuningan, Madiun, Surabaya, Palembang, Padang, Medan, Aceh, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.

Kemenhub juga menyediakan delapan unit truk untuk pengangkutan sepeda motor dengan kapasitas total 240 unit kendaraan roda dua. Fasilitas ini diperuntukkan bagi pemudik yang tetap ingin membawa sepeda motor ke kampung halaman.

"Selain itu, kami juga menyediakan delapan unit truk pengangkutan sepeda motor diperuntukkan bagi pemudik yang akan pulang kampung dengan sepeda motor. Sejumlah truk tersebut mampu menampung 240 unit sepeda motor," terang Aan.

Adapun kota tujuan yang dilengkapi layanan pengangkutan sepeda motor pada arus mudik dan balik meliputi Solo, Jogja, Wonogiri, dan Purwokerto.

Untuk jadwal keberangkatan arus mudik, Kemenhub membaginya menjadi tiga hari di lima lokasi. Keberangkatan pada 16 Maret 2026 dilakukan dari Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan, 17 Maret 2026 dari Terminal Jatijajar Depok serta Terminal Pulogebang Jakarta, dan 18 Maret 2026 dari Terminal Kampung Rambutan Jakarta serta Terminal Poris Plawad Tangerang.

Sedangkan keberangkatan arus balik dijadwalkan pada 25 Maret 2026 dari Terminal Bulupitu Purwokerto, Terminal Mangkang Semarang, Terminal Giwangan Yogyakarta, Terminal Tirtonandi Solo, Terminal Giri Adipura Wonogiri, Terminal Kertawangunan Kuningan, Terminal Purboyo Madiun, Terminal Bungurasih Surabaya, Terminal Alang-Alang Lebar Palembang, Terminal Anak Air Padang, Terminal Amplas Medan, hingga Terminal Batoh Aceh.

Penyerahan sepeda motor pada arus mudik dilaksanakan pada 16 Maret 2026 di Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan dan kendaraan akan diberangkatkan pada malam hari dari lokasi yang sama.

Aan memastikan seluruh armada bus mudik gratis telah melalui inspeksi keselamatan atau ramp check guna menjamin kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima sehingga perjalanan penumpang tetap aman dan nyaman.

"Kami juga memastikan bus-bus mudik gratis yang akan diberangkatkan telah melaksanakan inspeksi keselamatan atau ramp check," katanya.

Program mudik gratis Kemenhub 2026 diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan untuk pulang kampung dan mempererat silaturahmi bersama keluarga saat Lebaran. Selain itu, Kemenhub juga mengapresiasi kementerian, lembaga, dan pihak swasta yang turut menyelenggarakan mudik gratis serta mengimbau masyarakat agar mendaftar hanya pada satu program untuk menghindari duplikasi peserta sehingga kuota dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemudik yang membutuhkan. "Sehingga setiap kuota bisa dimanfaatkan oleh pemudik yang betul-betul membutuhkan," kata Aan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Musala Adzikri Bantul Ambrol Saat Tarawih, BPBD: Tak Ada Korban

Musala Adzikri Bantul Ambrol Saat Tarawih, BPBD: Tak Ada Korban

Bantul
| Rabu, 25 Februari 2026, 17:07 WIB

Advertisement

Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah

Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah

Wisata
| Selasa, 24 Februari 2026, 13:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement