Langkah Fajar/Fikri Terhenti, Leo/Daniel ke Final Asian Games 2026
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Ilustrasi peretasan/Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap situs palsu Skillhub Kemnaker yang beredar di internet. Imbauan ini disampaikan setelah dibukanya pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional pada Senin (23/2), yang memicu meningkatnya akses publik ke layanan daring tersebut.
Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam mengakses informasi pelatihan vokasi nasional. Masyarakat diminta memastikan alamat domain yang dikunjungi merupakan kanal resmi Kemnaker.
“Kami meminta masyarakat agar berhati-hati dalam mengakses informasi terkait pelatihan vokasi nasional dan memastikan alamat domain yang dikunjungi adalah kanal resmi Kemnaker,” kata Faried dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Menurutnya, kemunculan situs palsu yang mengatasnamakan Skillhub Kemnaker berpotensi menyesatkan publik. Risiko yang muncul bukan hanya kesalahan informasi, tetapi juga celah penipuan (phishing) hingga penyalahgunaan data pribadi.
Faried menegaskan bahwa situs resmi Skillhub Kemnaker hanya menggunakan domain skillhub.kemnaker.go.id. Di luar alamat tersebut, dipastikan bukan laman resmi pemerintah.
Ia mencontohkan salah satu domain yang mengatasnamakan Skillhub, yakni skillhub.kemnakerri.com, yang bukan merupakan situs resmi Kemnaker.
“Website palsu berpotensi menjadi sarana phishing, penipuan, maupun penyalahgunaan data yang merugikan masyarakat,” ujarnya.
Kemnaker memastikan seluruh proses pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional dilakukan secara terpusat melalui laman resmi skillhub.kemnaker.go.id dan tidak tersedia pada platform atau tautan lain di luar domain pemerintah tersebut.
“Pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional hanya dapat dilakukan melalui skillhub.kemnaker.go.id. Kami tidak membuka pendaftaran melalui jalur atau situs web lain di luar domain resmi tersebut,” katanya.
Sebagai langkah pencegahan sederhana, Kemnaker mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa alamat situs sebelum memasukkan data pribadi, memastikan domain berakhiran kemnaker.go.id, serta menghindari mengklik tautan dari sumber yang tidak jelas.
Apabila menemukan situs atau tautan mencurigakan, masyarakat diminta menghentikan proses pendaftaran dan melaporkannya melalui media sosial resmi Kemnaker atau mengakses bantuan.kemnaker.go.id.
Adapun Skillhub merupakan salah satu fitur dalam platform layanan ketenagakerjaan digital SIAPkerja yang menjadi pintu akses terintegrasi berbagai program pelatihan vokasi di Indonesia. Melalui platform ini, masyarakat dapat memperoleh informasi, melakukan pendaftaran, serta mengikuti pelatihan vokasi yang diselenggarakan pemerintah maupun mitra lembaga pelatihan, dengan sistem yang mendukung proses pembelajaran, pemantauan progres, hingga dokumentasi hasil pelatihan secara transparan dan akuntabel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.