Advertisement

Gawat, China Mulai Kekurangan Masker

John Andhi Oktaveri
Selasa, 04 Februari 2020 - 11:37 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Gawat, China Mulai Kekurangan Masker Sebuah gerbang memblokir lorong di Stasiun Lo Wu, yang dioperasikan oleh MTR Corp, di dekat Lo Wu Border Crossing Point di Hong Kong, China, pada hari Selasa, 4 Februari 2020. Hong Kong akan menutup lebih banyak pos pemeriksaan, termasuk dua pelabuhan darat utama di perbatasan dengan daratan, mulai tengah malam, Kepala Eksekutif Carrie Lam. - Bloomberg

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah China mengaku kewalahan dan kesulitan dalam menghadapi wabah virus Corona. Sebab, setelah rumah sakit 1.000 ranjang yang dibangun kilat di pusat krisis mulai dipenuhi pasien, jumlah masker pengaman tidak memadai.

Akibatnya, Komite Tetap Politbiro China menyerukan perbaikan pada kelemahan "sistem manajemen darurat nasional yang terungkap dalam menanggapi penyebaran wabah berbahaya tersebut, menurut kantor berita resmi Xinhua sepert dikutip Theguardian.com, Selasa (4/2/2020).

Advertisement

“Penting untuk memperkuat pengawasan pasar, melarang dengan tegas dan menindak keras pasar dan perdagangan satwa liar ilegal,” menurut pernyataan pemerintahan tertinggi China itu.

Pemerintah juga mengatakan "sangat" membutuhkan peralatan medis dan masker bedah, pakaian pelindung dan kacamata keselamatan saat berjuang untuk mengendalikan wabah tersebut.

Pihak berwenang di Provinsi Guangdong yang berpenduduk lebih dari 300 juta orang telah memerintahkan semua orang untuk mengenakan topeng di depan umum dalam upaya untuk mengendalikan virus.

Akan tetapi, tetapi pabrik-pabrik yang mampu memproduksi sekitar 20 juta topeng per hari hanya mampu melayani 60%-70% dari kapasitas, kata juru bicara departemen industri Tian Yulong. Dia menambahkan bahwa pasokan menipis akibat libur produksi tahun baru Imlek.

Tian mengatakan pihak berwenang telah mengambil langkah-langkah untuk mendatangka masker dari Eropa, Jepang dan AS, sementara kementerian luar negeri mengatakan negara-negara termasuk Korea Selatan, Jepang, Kazakhstan dan Hongaria telah menyumbangkan pasokan medis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jadwal KRL Solo Jogja Hari Ini, Berangkat dari Stasiun Palur, 8 April

Jadwal KRL Solo Jogja Hari Ini, Berangkat dari Stasiun Palur, 8 April

Jogja
| Rabu, 08 April 2026, 01:17 WIB

Advertisement

Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis

Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis

Wisata
| Minggu, 05 April 2026, 21:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement