Advertisement
2 Penumpang Lion Meninggal Saat Penerbangan ke Jeddah, Begini Penjelasan KBRI
Lion Air Boeing 737 MAX 8 - Ist/Lion Air
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-- Dua penumpang pesawat Lion Air meninggal di RS Kolombo Laos, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kolombo menjelaskan soal penanganan penumpang Lion Air yang sempat mendarat darurat di Laos tersebut.
Pada peristiwa yang terjadi medio Januari tersebut ada tiga penumpang yang ditangani di Kolombo, Laos.
Advertisement
"Terkait berita pada pertengahan Januari tersebut, memang ada dua orang meninggal dan satu orang dirawat di RS di Colombo. Jenazah sudah dikirim ke Indonesia tanggal 15 Januari dan tidak diautopsi," demikian keterangan KBRI Kolombo seperti diterima detikcom, Sabtu (1/2/2020).
KBRI Kolombo menyatakan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan untuk pemulangan dua jenazah tersebut. Sedangkan satu orang lainnya dirawat di RS di Kolombo karena sakit influenza.
"Hasil pemeriksaan dokter infeksi karena flu," kata dia.
Penumpang tersebut sudah kembali ke Indonesia pada Senin (27/1) lalu dengan didampingi staf KBRI Kolombo. KBRI Kolombo menegaskan ketiga penumpang tak punya kaitan dengan virus corona.
"(KBRI Kolombo) juga berkoordinasi dengan Kemenkes dan Lion Air. WNI-WNI tidak ada kaitan dengan coronavirus," jelas KBRI Kolombo.
Sebelumnya Lion Air sudah meluruskan kabar ada penumpangnya yang meninggal dunia karena virus. Kabar itu menyebut dua penumpang meninggal dalam penerbangan Jeddah-Surabaya karena virus menular.
"Lion Air tidak pernah mengatakan penyebab meninggal dunianya dua penumpang tersebut karena virus menular," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro kepada detikcom, Sabtu (1/2/2020).
Danang menyanggah informasi dari salah satu situs internet mengenai penumpang dalam penerbangan tersebut tutup usia karena terjangkit virus menular. Danang menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/1/2020).
Pesawat Lion Air bernomor JT-085 bertolak dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, dengan tujuan Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur. Pesawat membawa 13 kru kabin dan 257 penumpang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Detik.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Belum Tahan Yaqut dan Gus Alex, Tunggu Proses Lengkap
- Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Segini Daftar Kekayaannya
- Bahlil: Tambang untuk Ormas Tetap Jalan Meski Diuji MK
- Ketegangan Baru: Uni Eropa Kritik Klaim Donald Trump atas Greenland
- Pencurian Baut Rel di Blitar Ancam Keselamatan Kereta
Advertisement
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- Pemda DIY Tegaskan UMP 2026 Sudah Jalan Tengah Buruh-Pengusaha
- Libur Nataru, Timbulan Sampah Sleman Capai 648 Ton
- Insentif Guru Swasta Terancam, DPRD DIY Siapkan Skema
- Ekspor Toyota ke Venezuela Tetap Normal di Tengah Gejolak
- Dari Malioboro, Beny Bangun Usaha Kain Perca di Kulonprogo
- Libur Nataru 2025/2026, Wisata Sleman Putar Rp362 Miliar
- Jadwal KRL Solo Jogja, Jumat 9 Januari 2026
Advertisement
Advertisement



