Advertisement
Cegah Corona, Ganjar Pantau Perdagangan Kuliner Daging Anjing
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG - Penyebab wabah virus corona 2019-nCoV salah satunya adalah pasar hewan liar di Wuhan, China. Hewan-hewan tersebut diperdagangkan sebagai kuliner ekstrem.
Di Indonesia, perdagangan kuliner ekstrem juga terdapat di Jawa Tengah. "Hanya daging anjing saja yang ada di Solo, tapi semua sudah mengerti bagaimana kontrolnya, semuanya sudah [aman]," kata Ganjar saat ditemui di Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2020).
Advertisement
Ganjar mengatakan ada pengawasan khusus dalam mengolah makanan ekstrem tersebut. Ia memastikan, pemantauan akan terus dilakukan.
"Insyaallah kalau dilihat dari situ relatif masih terpantau dengan baik," pungkasnya.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Detik.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kota Jogja Tunggu BMKG, Siaga Hidrometeorologi Berpotensi Diperpanjang
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Bersinergi dan Berkolaborasi demi Pembangunan Berkelanjutan
- Kebijakan Alokasi Dana Desa 58 Persen untuk KDMP, Lurah Tunggu Juknis
- Merajut Harapan di Tengah Keterbatasan, Membangun Fondasi Kulonprogo
- 1600 ASN di Bantul Sudah Gabung Jadi Anggota KDMP
- Prestasi dan Penghargaan Kulon Progo di Bawah Kepemimpinan Agung-Ambar
- Hotel Tentrem Jogja Sajikan Menu Khas Banjarmasin saat Ramadan
- Potret Kinerja Pembangunan di Kulon Progo
Advertisement
Advertisement







