Advertisement
Cegah Corona, Ganjar Pantau Perdagangan Kuliner Daging Anjing
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG - Penyebab wabah virus corona 2019-nCoV salah satunya adalah pasar hewan liar di Wuhan, China. Hewan-hewan tersebut diperdagangkan sebagai kuliner ekstrem.
Di Indonesia, perdagangan kuliner ekstrem juga terdapat di Jawa Tengah. "Hanya daging anjing saja yang ada di Solo, tapi semua sudah mengerti bagaimana kontrolnya, semuanya sudah [aman]," kata Ganjar saat ditemui di Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2020).
Advertisement
Ganjar mengatakan ada pengawasan khusus dalam mengolah makanan ekstrem tersebut. Ia memastikan, pemantauan akan terus dilakukan.
"Insyaallah kalau dilihat dari situ relatif masih terpantau dengan baik," pungkasnya.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Detik.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Dishub Kulonprogo: Jalur Mudik Didominasi Motor dan Mobil Pribadi
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Wisata Gunungkidul Diprediksi Ramai hingga Akhir Pekan
- Samsat DIY Buka Kembali Seusai Libur Lebaran, Bebas Denda Pajak Motor
- Jadwal KA Bandara YIA Hari Ini Kamis 26 Maret 2026 Terbaru
- Bantul Pasang 25 LPJU Danais di Parangtritis dan Imogiri
- Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini: Waspada Hujan Sedang Kota Jogja-Sleman
- Playoff Piala Dunia 2026: Laga Hidup Mati Italia vs Irlandia Utara
- Syawalan ASN Kulonprogo: Borong Dagangan UMKM Lokal Jadi Menu Utama
Advertisement
Advertisement







