Jokowi: Enggak Ada Dinasti Politik

Joko Widodo (Jokowi) ditemani oleh Ibu Iriana Joko Widodo, Kahiyang Ayu, Bobby Nasution, dan cucunya Sedah Mirah saat menjelang debat capres putaran II, Minggu (17/2/2019). - JIBI/Bisnis Indonesia/Amanda Kusumawardhani
17 Januari 2020 16:37 WIB Amanda Kusumawardhani News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyatakan tidak turut campur atas keinginan menantunya, Bobby Nasution, maju sebagai calon Wali Kota Medan, juga tidak mengintervensi niat anak sulungnya Gibran Rakabuming Raka menjadi calon Wali Kota Solo pada 2020.

Presiden Jokowi menyebutkan keinginan kedua keluarganya tersebut merupakan hak warga negara sehingga dia pun tidak ingin ambil pusing mengenai hal tersebut. Lebih lanjut, rakyat juga memiliki hak untuk memilih atau tidak memilih yang bersangkutan untuk menjadi kepala daerah.

“Cari partai aja masih kesulitan [Bobby Nasution]. Kan tahu semuanya kan. Cari partainya masih kesulitan dan saya gak mau ikut-ikutan. Gak dapat, ya enggak maju,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jumat (17/1/2020).

Jokowi pun secara tegas mengatakan bahwa masuknya kedua keluarganya dalam bursa pemilihan kepala daerah bukan merupakan sebuah upaya untuk membangun dinasti politik. Pemilihan kepala daerah (pilkada) diakuinya merupakan sebuah kompetisi memilih sosok-sosok yang berkualitas untuk membangun daerah lebih baik.

“Sekali lagi enggak ada namanya [dinasti politik]. Ini kan namanya pilihan rakyat ya, kalau enggak dikehendaki rakyat ya enggak jadi. Cari partai aja masih kesulitan yang pertama. Yang kedua. rakyat pinter-pinter, cerdas. Dari pengalaman pilpres, pilkada, memberikan pelajaran politik yang bagus bagi rakyat,” tambah Jokowi.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia