BNPB: Korban Meninggal Dunia Akibat Banjir Jadi 53 Orang

Sejumlah relawan membantu warga menyeberangi Sungai Ciberang untuk dievakuasi ke tempat aman di Kampung Susukan, Lebak, Banten, Kamis (2/1/2020). - ANTARA /Muhammad Bagus Khoirunas
04 Januari 2020 18:17 WIB Agne Yasa News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA  -  Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban banjir dan longsor yang melanda DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat bertambah. 
 
Agus Wibowo, Kapusdatinkom BNPB, mengungkapkan korban meninggal dunia tercatat per 4 Januari 2020, pukul 10.00 WIB menjadi 53 orang dan satu orang hilang.
 
"Penambahan korban meninggal dunia terjadi di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Bogor. Untuk Kabupaten Bogor, lima orang meninggal namun identitas masih belum diketahui," kata Agus melalui keterangan resminya, Sabtu (4/1/2020). 
 
Berdasarkan data tersebut, korban meninggal dunia terbanyak ada di Kabupaten Bogor dengan 16 orang. Kemudian Kabupaten Lebak dan Kota Bekasi dengan masing-masing 9 meninggal. 
 
Adapun total jumlah pengungsi mencapai 173.064 jiwa dan 39.627 KK. Daerah dengan jumlah pengungsi terbanyak terdapat di wilayah Kota Bekasi dengan 149.537 jiwa. 
 
Sementara itu, jumlah titik pengungsi tersebar di berbagai daerah. Di Kab. Bekasi terdapat 1 titik pengungsi, Kota Bekasi 97 titik pengungsi, Kab. Bogor 2 titik pengungsi. 
 
Kemudian, Kota Tangerang Selatan 3 titik pengungsi, Kabupaten Lebak ada 4 titik pengungsi. 
 
Untuk area Jakarta, terdapat 26 titik pengungsi di Jakarta Timur, 5 titik pengungsi di Jakarta Barat. Kemudian, 29 titik pengungsi di Jakarta Selatan dan 10 titik pengungsi di Jakarta Pusat. 
 
 

Sumber : Bisnis.com