Tahun Baru, Tujuh Orang Tewas akibat Bencana di Bogor

Petugas BPBD Kota Bogor memantau tinggi muka air sungai Ciliwung di Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/1/2020). - Antara/Arif Firmansyah
01 Januari 2020 18:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, BOGOR - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Yani Hassan, memastikan tujuh orang tewas akibat bencana alam di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/1/2020).

Selain tujuh orang yang dipastikan tewas, ada satu orang warga Jasinga Kabupaten Bogor, Hilman, 15, yang sejak Rabu pagi terbawa hanyut air banjir, hingga kini belum berhasil ditemukan.

Menurutnya, hingga pukul 13.30 WIB BPBD Kabupaten Bogor menerima 41 laporan akibat bencana. Laporan tersebut menurutnya kalkulasi dari semua bencana mulai dari ringan sampai yang berat.

"Macem-macam, ada pohon tumbang kena angin, ada bahkan kebakaran lagi hujan ada satu, longsor, paling banyak banjir ini. Mayoritas 80 persen banjir," kata dia saat mendampingi Bupati Bogor, Ade Yasin meninjau lokasi terdampak bencana banjir di Jasinga Kabupaten Bogor.

Lokasi terdampak bencana paling luas adalah Bojong Kulur Kecamatan Gunung Putri. Adapun dampak kerusakan paling berat yaitu bencana banjir di Kecamatan Jasinga akibat luapan Sungai Cidurian.

Sebelumnya, anak 15 tahun bernama Hilman hanyut terseret banjir dari luapan air Sungai Cidurian yang menyapu sekitaran rumahnya di Kampung Parung Sapi, Desa Kalong Sawah Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu pagi.

Sumber : Antara