Advertisement
Sampai Mana Pengungkapan Kasus Penyelundupan Harley oleh Ari Ashkara?
Pesawat Garuda Indonesia mempersiapkan keberangkatan di apron Termial 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten Selasa (13/2/2018). (Bisnis - Felix Jody Kinarwan)).
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Kasus penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton menghebohkan publik beberapa waktu lalu. Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi menyebutkan bahwa kasus yang dilakukan oleh mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara sudah masuk tahap penyidikan.
Dirinya meminta semua kalangan untuk bersabar menunggu hasilnya, lantaran saat ini masih melakukan proses investigasi lebih lanjut.
Advertisement
"Kami mohon waktu, penyidik kami sedang investigasi. Penyidikannya sudah berlangsung lantaran memang proses penyidikan harus fair transparan dan berkeadilan," kata Heru saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Jumat (27/12/2019).
Terkait dengan investigasi Sepeda Brompton yang terdapat juga dalam pesawat Garuda Indonesia, Heru mengatakan kemungkinan besar pemiliknya juga akan masuk ranah pidana.
BACA JUGA
"Kalau mengenai Brompton sekaligus dalam investigasi itu. saya tegaskan bahwa jika ini tindak pidana maka solusinya bukan membayar (bea masuk) jadi tidak mungkin dibayar, kalau itu bukan tindak pidana ya solusi yang lain (hukum)," kata Heru.
Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mencopot Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau yang lebih dikenal Ari Askhara.
Pencopotan ini ihwal dari kasus penyelundupan barang mewah Harley Davidson dan sepeda Brompton dalam pesawat baru Garuda Indonesia Airbus A330-900 Neo.
Atas peristiwa ini Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan negara mengalami kerugian Rp 1,5 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Walking Tour Telusuri Jejak Sejarah Simpang Lima Boyolali
Advertisement
Berita Populer
- Mercedes-Benz Recall 169 Unit EQB di AS, Risiko Baterai
- Harga Emas UBS dan Galeri24 Pegadaian Stagnan Hari Ini
- Jadwal SIM Keliling di Kulonprogo, Minggu 4 Januari 2026
- Senegal dan Mali Lolos ke Perempat Final Piala Afrika 2025
- Taman Pintar Jogja Catat Pendapatan Rp14,45 Miliar di 2025
- Venezuela Punya Cadangan Minyak Terbesar, tapi Produksi Anjlok
- Jadwal KA Bandara Jogja Hari Ini, Minggu 4 Januari 2026
Advertisement
Advertisement




