Sebelum Terduga Teroris di Bantul Ditangkap, Puluhan Lelaki Berbadan Tegap Lalu-lalang

Ilustrasi polisi Densus bersenjata. - JIBI
26 Desember 2019 19:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Warga Wonocatur, Banguntapan, Bantul jadi saksi penangkapan terduga teroris di wilayah itu pada hari Natal 2019.

Seorang terduga teroris berinisial WAS (35) warga RT 04 RW 03 Padukuhan Teguhan, Desa Wunung Kecamatan Wonosari Gunungkidul diringkus tim Densus 88, Rabu (25/12/2019) petang.

Lokasi penangkapan terjadi di Dusun Wonocatur, Desa Banguntapan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul seusai WAS pulang dari tempat kerjanya.

Tuti pemilik warung makan yang rumahnya tak jauh dari tempat bekerja terduga teroris tersebut menuturkan, sejak pukul 14.00 WIB puluhan pria tegap lalu lalang di komplek perumahan tersebut. Beberapa di antaranya bahkan ada yang jajan di warung makannya.

"Saya dan beberapa warga heran kok tidak seperti biasanya ada sejumlah orang berbadan tegap lalu lalang di sekitar komplek. Namun mereka tidak berani bertanya kepada para pria berbadan tegap tersebut," ujarnya, Kamis (26/12/2019).

Beberapa saat ketika ia tengah melayani para pembeli tiba-tiba ada sedikit kericuhan di depan mushola al-muttaqin. Rupanya Ada seorang laki-laki yang di sergap oleh puluhan pria berbadan tegap tersebut. Kontan saja peristiwa tersebut mengundang warga untuk mendekat.

Jonathan warga yang lain menambahkan melihat ada kericuhan di depan mushola al-muttaqin, warga sedianya ingin melihat yang terjadi tetapi dilarang mendekat oleh aparat kepolisian.

"Sda laki-laki sedang melintas menggunakan sepeda motor tiba-tiba di dekat Dan disergap oleh puluhan pria berbadan tegap yang berpakaian preman,"ungkapnya.

Jonathan mengatakan penyerapan tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Sedangkan peristiwanya sendiri berlangsung sangat cepat, karena ketika laki-laki tersebut di sergap di dekat tiang listrik yang berada di depan mushola al-muttaqin langsung dimasukkan ke dalam mobil sementara motornya juga diamankan oleh petugas yang lain.

Sebelum beredar informasi tentang penangkapan WAS, sebuah rumah di wilayah Gunung Kidul digrebek tim Densus 88. Warga setempat mengenali rumah yang digrebek tersebut merupakan tempat tinggal WAS yang berprofesi sebagai tukang bangunan.

Sumber : Suara.com