Advertisement
BNPT Arahkan Pencegahan Terorisme ke Tingkat Desa
Foto ilustrasi anggota Densus 88 menjalankan tugas / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono mengatakan pentingnya menitikberatkan fokus pencegahan terorisme di tingkat desa dengan pendekatan kolaborasi.
Hal itu selaras dengan arah kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029 sebagai implementasi langsung dari Astacita.
Advertisement
"Sesuai dengan Astacita Bapak Presiden, kemudian diwujudkan dalam RPJMN 2025 - 2029 di mana salah satunya adalah berangkat dari desa untuk melakukan pencegahan dan membangun kesejahteraan," ucap Komjen Pol. Eddy saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (12/8/2025).
Dengan demikian, kolaborasi diperlukan untuk bagaimana menciptakan desa menjadi desa yang mempunyai ketahanan, daya cegah, dan daya tangkal.
BACA JUGA: Daftar Peretas Paling Mengancam Rahasia Negara di Asia Pasifik
Lebih lanjut, dirinya menjelaskan peran kementerian/lembaga yang turut berkolaborasi dalam program Desa Siap Siaga, khususnya untuk pengembangan usaha masyarakat.
Adapun BNPT berkolaborasi dengan kementerian/lembaga seperti Kementerian Perikanan, di mana kedua pihak mengembangkan pembudidayaan ikan di desa, yang diharapkan perekonomian di desa tersebut berkembang.
Ditambahkan ada pula kerja sama berupa kerajinan gerabah, yakni bentuk kerajinan lokal yang sudah turun temurun dan perlu dikembangkan.
Tak hanya masyarakat desa, Kepala BNPT juga menjelaskan mitra deradikalisasi di kecamatan tersebut juga merasakan dampak positif kolaborasi multipihak melalui beragam kegiatan, salah satunya pembinaan kewirausahaan.
Eddy pun mengucapkan terima kasih atas kolaborasi mengembangkan UMKM mitra deradikalisasi lantaran pengembangan kewirausahaan tidak mudah dan butuh kesungguhan. "Mitra deradikalisasi harapan kami bisa sejahtera," katanya.
Beragam contoh usaha mitra deradikalisasi di wilayah lain yang telah berkembang, seperti usaha pertanian di Palembang, usaha jahe di Temanggung, hingga usaha perbaikan pendingin ruangan (air conditioner/AC) di Makassar.
Empat titik Desa Siapsiaga di Kecamatan Jamblang yang dikunjungi Kepala BNPT, yaitu Desa Orimalang, Wangunharja, Sitiwinangun, dan Jamblang.
BACA JUGA: KPK Sebut Pembagian Kuota Haji Tak Sesuai Niat Presiden
Program Desa Siapsiaga sudah berjalan selama 3 tahun, yang diawali pada tahun 2023 sebagai proyek percontohan di lima desa/kelurahan dari lima provinsi (Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, dan Nusa Tenggara Barat/NTB).
Kemudian pada 2024 dilaksanakan di 50 desa/kelurahan di lima provinsi (Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung). Lalu pada tahun 2025 ini, pembentukan Desa Siap Siaga dilakukan di dua provinsi, yakni Banten dan Jawa Barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
Advertisement
Jadwal Bus Sinar Jaya Rute Jogja-Parangtritis dan Baron, 15 Maret
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Bus DAMRI Jogja-Semarang 2026, Berangkat dari Malioboro
- Simak, Jadwal SIM Keliling Gunungkidul 14 Maret 2026
- Jadwal SIM Keliling Sleman 14 Maret 2026, Cek Lokasi dan Biayanya
- Tuntutan 8,5 Tahun Penjara untuk Sri Purnomo di Kasus Hibah Pariwisata
- Lonjakan Penumpang Kereta di Jogja Capai 30 Persen Saat Lebaran 2026
- RS PKU Muhammadiyah di Jogja Siaga Mudik Lebaran 2026
- Pemkab Kulonprogo Usulkan Pintu Baru Stasiun Wates ke Alun-alun
Advertisement
Advertisement







