Rupiah Melemah ke Rp17.903, Ini Pemicu Tekanan Global
Rupiah melemah 21 poin ke Rp17.903 per dolar AS. Konflik Timur Tengah, dolar AS, The Fed, dan data domestik jadi sorotan
Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe (tiga dari kiri) bersama Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Adnas (dua dari kanan) usai menyerahkan penghargaan kepada tiga personel Polda Sulsel./Antara
Harianjogja.com, MAKASSAR - Masih ingat aksi heroik anggota polisi yang menenangkan massa yang marah agar tidak menghakimi seorang warga yang tidak berdaya?
Adegan Kapolsek Cempa, Polres Pinrang, AKP Akbar Andi yang sedang bersimpuh di video yang viral demi menyelamatkan seorang pekerja tambang dari amukan warga dinilai sebagai langkah berani.
Atas keberaniannnya itu, Kapolsek Cempa, Polres Pinrang, AKP Akbar Andi menerima penghargaan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) serta pin emas dan piagam dari Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.
Penghargaan diberikan Kapolri atas aksi AKP Akbar menyelamatkan warga yang hampir mati dikeroyok massa.
Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Mas Guntur Laupe di Makassar, Selasa, usai menyerahkan penghargaan itu mengaku bangga atas prestasi bawahannya.
"Tiga personel kami menerima penghargaan dan semuanya berjasa besar baik untuk institusi maupun negara," ujarnya.
Akbar Andi diberi penghargaan atas aksinya yang viral saat melindungi seorang penambang yang nyaris tewas dikeroyok massa di sebuah kebun dengan cara berlutut dan bersimpuh memohon agar massa tidak melakukan aksi anarkis.
Selain Akbar Andi, personel yang menerima kenaikan pangkat luar biasa dari Inspektur Satu (Iptu) menjadi Ajun Komisaris Polisi (AKP), juga ada dua bintara lainnya, yakni Briptu Andi Try Sandi Saputra dan Bripka Nur Qadri Yanti.
Andi Try Sandi Saputra dan Nur Qadri Yanti berhasil mengharumkan nama bangsa dan mengibarkan bendera Merah Putih di kancah internasional dengan merebut medali emas dan perak pada Sea Games 2019 di Filipina beberapa waktu lalu.
Try Sandi Saputra yang kesehariannya bertugas di Direktorat Samapta Polda Sulsel ini menyumbangkan medali emas pada cabang olahraga sepak takraw. Sedangkan Nur Qadri Yanti meraih medali perak pada sepak takraw.
Bagi kedua atlet berprestasi ini, Kapolda juga memberikan piagam penghargaan serta uang pembinaan sebagai bonus sebesar Rp10 juta dan Rp7,5 juta.
"Mereka semua adalah kebanggaan yang telah mengharumkan nama institusi dan bangsa. Penghargaan ini layak diberikan kepada mereka semua," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rupiah melemah 21 poin ke Rp17.903 per dolar AS. Konflik Timur Tengah, dolar AS, The Fed, dan data domestik jadi sorotan
UGM menegaskan penanganan dugaan kekerasan seksual dilakukan transparan dengan mengutamakan keselamatan, hak, keamanan, dan pemulihan korban.
Kementerian Imipas mengungkap miras dan fasilitas mewah di Lapas IIA Cibinong merupakan milik narapidana kasus korupsi Jimmy Masrin.
Rektor ISI Jogja Irwandi dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Fotografi dan menjadi dosen pertama yang meraih profesor lewat jalur karya seni.
Pemerintah dan DPR memfinalisasi RUU Pelindungan Ketenagakerjaan yang direncanakan disahkan dalam Rapat Paripurna DPR RI.
Krisis air akibat kemarau diperkirakan masih membayangi sejumlah wilayah RI hingga November 2026. Kementerian PU menyiapkan mitigasi.