Advertisement
Pimpinan Baru di KPK Selalu Diragukan, Mahfud MD Berharap Tim Firli Seperti Tim Agus Raharjo
Ketua KPK Firli Bahuri (kedua kiri) berjabat tangan dengan Pimpinan KPK periode 2015-2019 (dari kiri) Saut Situmorang, Basaria Panjaitan, Agus Rahardjo dan Laode M Syarif usai upacara pelantikan Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/12/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo telah melantik pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Periode 2019-2019 di bawah komando Firli Bahuri Cs.
Banyak yang meragukan komposisi pimpinan KPK yang meliputi Ketua Firli Bahuri dan empat wakil ketua yakni Nawawi Pomolango, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar dan Nurul Ghufron.
Advertisement
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD berharap kepada pimpinan KPK tersebut untuk bekerja dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, setiap ada pimpinan KPK yang baru selalu diragukan kemampuan kerjanya.
"Berdasar pengalaman, pimpinan KPK yg baru terpilih selalu diragukan," katanya dalam akun twitter yang dikutip Bisnis.com, Selasa (24/12/2019).
BACA JUGA
Mahfud mengungkapkan bahwa saat Agus Rahardjo akan menahkodai KPK juga banyak pihak yang meragukan. Tetapi setelah masuk dan bekerja ternyata bisa membuktikan performanya kepada publik. Dia berharap pimpinan KPK Firli Bahuri juga menjawab keraguan tersebut.
"Ketika Tim Agus Raharjo terpilih dulu, banyak yg meragukan tapi ternyata Ok, bagus. Mudah2an yg sekarang pun begitu pula," tutur Mahfud.
Adapun Presiden Jokowi juga telah menunjuk Dewan Pengawas KPK yakni Artidjo Alkostar, Albertino Ho, Harjono, Syamsuddin Haris dadn Rumpak Hatorangan Panggabean. Mahfud menilai Dewas KPK adalah orang yang memiliki integritas yang akan memberi harapan lebih baik terhadap lembaga antirasuah.
"Bersyukur, ditunjuknya 5 orang Dewan Pengawas KPK yg terdiri dari orang2 yg berintegritas memberi harapan bagi lebih baiknya KPK daripada yang dikhawatirkan sebelumnya. Semoga Dewas dan Komisioner bisa bersinergi menguatkan pemberantasan korupsi," ujar Mahfud.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Program Makan Gratis Gunungkidul Tuntas Tapi Dana Masih Tersisa
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Anak Rentan Tumbang Akibat Kelelahan Arus Balik Jelang Masuk Sekolah
- Wisatawan Nekat Terobos TPR Parangtritis demi Hindari Tiket Masuk
- Kasus Campak Nasional Anjlok Drastis hingga 95 Persen
- Bukan Sekadar Alternatif Susu Ini Keunggulan Susu Unta
- Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid
- Wisatawan Bayar Dua Kali Lipat di Parangtritis, Ini Kata Dinpar Bantul
- Ekspor Batu Bara Kena Pungutan Baru, Berlaku Mulai 1 April 2026
Advertisement
Advertisement







