Anggaran Transfer ke Daerah Turun, Ekonom Soroti Resentralisasi
Anggaran Transfer ke Daerah turun dari Rp848,52 triliun pada 2025 menjadi Rp727,2 triliun pada 2026. Ekonom menyoroti risiko resentralisasi.
Video viral keluarga Yahudi dilecehkan pria, wanita Muslim membela-twitter/@scatatkins
Harianjogja.com, JAKARTA--Aksi perempuan muslim di London menuai simpati karena membela warga Yahudi.
Video pelecehan terhadap keluarga Yahudi yang terjadi di London Underground, iNggris, pada Jumat (22/11/2019) menjadi viral. Videonya yang diunggah ke Twitter mendapatkan banyak respon warganet.
Warganet tidak hanya mengutuk tindakan buruk pria yang melecehkan. Mereka juga memuji sikap Asma Shuweikh, wanita Muslim yang membela bapak dan anak Yahudi itu.
Video peristiwa ini diunggah oleh Christ Atkins ke Twitter dan telah mendapatkan 40 ribu like dan 19 retweet.
"Sekitar tengah hari saya menyaksikan pelecehan anti Semit terhadap Keluarga Yahudi. Penumpang lain menentangnya. Jika Anda mengenali pria itu, tolong laporkan ke Metropolitan Police UK," tulis Christ Atkins, Jumat (22/11/2019).
Disadur dari The New York Times, video berdurasi 1 menit 49 detik itu memperlihatkan seorang pria mengintimidasi keluarga Yahudi dengan membacakan bagian dari Alkitab.
Lelaki tersebut mengutip sebuah ayat sambil menunjuk bagian Alkitab dan agak bersandar ke anak laki-laki.
Bocah itu tampak bingung, sementara ayahnya tidak menanggapi. Ia merangkul putranya dengan satu tangan dan berbicara kepadanya dengan tenang.
Penumpang lain terganggu dengan sikap lelaki tersebut. Tapi pria dengan Alkitab ini justru mulai membuat ancaman.
"Kamu menyingkir atau aku akan memukulmu tepat di hidung. Mundurlah dariku, Aku bukan pendeta Kristen," kata pria yang membawa Alkitab itu.
Lalu, Asma Shuweikh, seorang wanita yang mengenakan jilbab turun tangan, mengatakan kepadanya, "Ada anak-anak di sini."
Pria itu kemudian mengalihkan perhatiannya ke Asma. "Dengar, orang-orang ini penipu, mencoba mengklaim warisan kita," katanya sambil menunjuk pada orang-orang Yahudi di dalam kereta itu.
Berdasarkan penjelasan bapak dari keluarga Yahudi tersebut, aksi intimidasi pria kulit hitam itu berlangsung selama sekitar 20 menit saat sedang melakukan perjalanan dari Hendon ke Covent Garden.
Dilaporkan oleh Independent, Minggu (24/11/2019), bapak dari keluarga Yahudi menceritakan "Dia meneriaki saya bahwa orang-orang Yahudi memulai perdagangan budak dan mengancam saya, istri dan anak-anak akan menjadi budaknya dan menderita berbagai penyakit lainnya".
Sang ayah yang ingin tetap anonim ini menjelaskan bagaimana dia dan istrinya berusaha tetap tenang sambil meyakinkan dan mengalihkan perhatian anak-anak agar tidak cemas.
Dia pun mengeluarkan pernyataan terima kasih kepada Asma Shuweikh karena berani menghadapi pria yang memberikan pelecehan verbal itu.
Menurutnya, tanpa campur tangan Asma, pelecehan itu akan berlanjut dan “bisa meningkat menjadi kekerasan fisik”.
The British Transport Police mengatakan bahwa pelaku yang tidak disebutkan namanya telah ditahan karena dicurigai melakukan pelanggaran ketertiban umum yang diperburuk oleh intimidasi agama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Anggaran Transfer ke Daerah turun dari Rp848,52 triliun pada 2025 menjadi Rp727,2 triliun pada 2026. Ekonom menyoroti risiko resentralisasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu, 17 Oktober 2026, dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 17 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
BYD menunjuk Inokom milik Sime Motors sebagai mitra perakitan EV di Malaysia. Strategi ini berbeda dengan pabrik BYD yang telah beroperasi di Subang, Indonesia.
Situs palsu iPhone Duo menawarkan voucher 500 dolar AS dan berpotensi menyerang iPhone rentan melalui DarkSword. Kenali ciri situs dan cara melindungi perangkat
Hamdan Tour mengumumkan Ruben Onsu tak lagi menjadi brand ambassador sejak 31 Agustus 2026. Perusahaan menegaskan kehidupan pribadi Ruben bukan representasi mer