Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri PENAS XVII di Gorontalo
Presiden Prabowo dijadwalkan hadir di PENAS XVII Gorontalo 24 Juni dengan puluhan ribu peserta serta agenda pertanian dan nelayan nasional.
Ilustrasi. /Dok JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA - Penahanan terhadap tiga WNI di Malaysia, bukan karena alasan terlibat jaringan terorisme. Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Pol Raden Prabowo Argo Yuwono.
Informasi ini diperoleh Argo setelah pihaknya berkomunikasi dengan pihak Polisi Diraja Malaysia (PDRM).
Tiga WNI tersebut merupakan penonton pertandingan lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Malaysia kontra Indonesia di Stadion Bukit Jalil, Malaysia.
Setelah ketiga WNI ditangkap, pihak PDRM menyita dan menggeledah tas ketiga supporter Timnas Indonesia itu. Saat diperiksa, salah satu WNI diketahui telah menghapus akun Facebook-nya sehingga muncul dugaan adanya keterkaitan jaringan teroris.
"Memang benar tiga WNI diamankan oleh polisi Malaysia. Tapi yang bersangkutan ditahan bukan karena jaringan terorisme," kata Brigjen Argo di Jakarta, Jumat.
Saat ini ketiga WNI masih diperiksa oleh aparat keamanan setempat.
"Hasil dari keterangan nanti seperti apa, akan kami update lagi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Presiden Prabowo dijadwalkan hadir di PENAS XVII Gorontalo 24 Juni dengan puluhan ribu peserta serta agenda pertanian dan nelayan nasional.
Kecelakaan di Jalan Kaliurang Sleman melibatkan 3 kendaraan, 1 orang tewas dan dua lainnya luka-luka.
Prediksi Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026, peluang lolos, susunan pemain, dan skor akhir pertandingan Grup C.
Grab resmi turunkan potongan ojol jadi 8 persen mulai 1 Juli 2026, sejalan aturan Presiden Prabowo untuk tingkatkan pendapatan driver.
KPK kembali periksa Hilman Latief dalam kasus korupsi kuota haji dengan potensi kerugian negara Rp622 miliar.
Khusanov jadi sorotan usai gagalkan peluang Ronaldo di Piala Dunia, meski Uzbekistan kalah dari Portugal.